Berapa Jumlah Kamera Pada OnBoard di MotoGP

Berapa Jumlah Kamera Pada OnBoard di MotoGP..?

Rekomendasi Informasi Tentang Perkembangan Motor Otomotif Disini

Motogp merupakan ajang balap motor yang paling menarik dan disaksikan ribuat bahkan jutaan orang dan lebih menarik lagi  selalu disiarkan langsung di stasiun Televisi dan termasuk Televisi yang ada di negara indonesia. Oleh karena itu ajang balapan MotoGP banyak sekali orang yang menontonnnya dikarenakan menegangkan dan sekaligus asyik ketika menonton karena aksi dalam salip menyalip di setiap tikungan.

 

Sejak dari era pembalap terkenal dan top yaitu 46 atau Valentino rossi hingga saat ini era marc marquez dan selalu muncul juara pembalap yang berbeda beda di tiap tahun. Persaingan dalam motoGP setiap tahunnya tetap mengalami peningkatan disebabkan banyak rookie rider yang naik kelas ke motoGP dengan ketatnya dalam persaingan balapan tersebut pastinya ajang motoGP selalu menjadi lebih berwarna dan pastinya sayang sekali apabila pada setiap event balapan dilewatkan..

Untuk memenangkan ajang balapan di motoGP pastinya dibutuhkan motor yang hebat serta teknologi yang canggih , fisik rider juga sangat mendukung,skill mengendara yang hebat untuk memperlihatkan kemampuannya dalam memacu kendaraan dengan kapasitas mesin besar dilintasan atau sirkuit balapan sehingga finish dan memenangkan selaku juara.

Namun bukan hanya mesin saja yang harus bagus serta perangkat elektronik yang disematkan di dalamnya akan tetapi peran teknologi kamera juga sangat penting untuk memantau para rider serta memberikan komunikasi antar mekanik dengan rider. Pernahkan anda berfikir kira kira berapa jumlah kamera yang ada di kendaraan motor yang digunakan dalam balapan motoGP..?

Jumlah kamera yang digunakan di dalam ajang balapan motoGP sebenarnya cukup banyak namun menurut saya pribadi kurang atau lebihnya jumlahnya mencapai 13 sudut kamera untuk dapat menyaksikan disetiap aksi view rider dalam ajang motoGP. Dengan menggunakan kamera pastinya kita dapat menyaksikan dan mengetahui disetiap gerak gerik para rider di atas motor , pemandangan di depan, melihat sudut kemiringan , belakang dan sudut pandang dan lain sebagainya.

Namun jika hanya mengandalkan kamera yang di tepi sirkuit pastinya akan kurang maksimal dalam menyaksikan view rider,dan lain sebagainya. Di ajang balapan MotoGP ini ada jenis kamera yang disematkan di dalam ajang motoGP yang disebut kamera analog. Kamera analog adalah jenis kamera yang paling sering digunakan dalam ajang balap motoGP. Sekilas sejarah penggunaan kamera pada kendaraan bermotor di ajang balapan MotoGP dimulai sejak tahun 1985 an dan saat itu kamera lensa masih lebar dengan menggunakan produk merek fuji film yang letakan dibagian ekor belakang Motor yang menggunakan kamera tersebut merupakan motor Rothmans Honda NS500 milik randy mamola. Jenis kamera ini mempunyai bentuk yang cukup besar dan mempunyai berat sekitar 715 gram ,tidak hanya kamera saja namun juga disematkan control unit yang mempunyai berat 610 gram.

Jika ditotalkan maka berat keseluruhan dari kamera dan unit kontrolnya berjumlah 1325 gram dan kamera tersebut masih dalam tahap uji coba saja saat masa itu karena ajang motoGP akan mulai disiarkan lewat Televisi maka dorna membuat atau merancang rencana dalam mengembangkan kamera tersebut yang terintegrasi dengan kendaraan bermotor. Dorna bekerjasama dengan pabrik motor dalam membuat kamera analog dalam jumlah banyak agar bisa diletakan di berbagai posisi di motor pembalap.

Pada akhirnya kurang lebih sekitar tahun 1998 Kendaraan Sport Manufactur’s Association (MSMA) mengeluarkan peraturan untuk mewajibkan semua motor yang mengikuti grand prix harus menggunakan kamera. Pada saat tahun 2002 dalam mengikuti perkembangan zaman, teknologi semakin maju ,kamera on board yang pertama kali diperkenalkan pada sirkuit Jerez yang saat itu “il dotter” Valentino Rossi menggunakan kamera jenis on board pada motornya yaitu honda repsol yang pada saat itu hanya terdapat 2 buah kamera.

Kemudiam pada tahun 2003 jumlah kamera yang terpasang pada motor menjadi bertambah menjadi 4 buah kamera, dalam penambahan kamera ini bisa dilakukan karena pada masing masing kamera telah mengalami perubahaan dalam bobotnya menjadi lebih enteng atau ringan , dan kemudian dimensi bentuk yang lebih kecil dari sebelumnya. Evolusi kamera on Board tidak hanya disitu saja ditahun 2007 dalam sistem analog sudah mulai ditinggalkan lagi dan diganti menjadi transmisi digital yang dampaknya tentunya view kamera makin bertambah dan gambar dapat di relay melalui helikopter

Para penonton dapat menyaksikan motor dan serta pembalapnya dari jarak jauh , cornering, aksi pembalap melakukan overtaking, dan lain sebagainya terlihat sangat jelas saat dishot menggunakan heli camp. Pada tahun 2008 kamera mengalami perubahan menjadi data module yang dimana dapat mengirim data telemetri dan berfungsi untuk menggerakan servo serta jika servo dapat bergerak maka artinya kamera dapat bergerak menoleh ke sampingnya.

Pada tahun 2010 jenis kamera on board mengalami perubahaan dan kamera tersebut tidak lagi digunakan dikarenakan telah muncul lagi teknologi terbaru yaitu Gyroscopic On Board . Teknologi kamera Gyroscopic On Board pertama kali digunakan di sirkuit sachsenring oleh pembalap valentino rossi .Jika pada kamera on board konvensional gambar yang diambil akan mengikuti gerakan miring pada motor maka kamera yang sudah menggunakan teknologi gyroscopic on board mampu menangkap perpektif view sejajar dengan jalan atau aspal walapun rider sedang melakukan posisi rebah.

Pada kamera canggih tersebut mempunyai garis horizontal yang tetap dan terdapat poros pada bagian tengahnya yang memiliki fungsi untuk mempertahankan posisi tegak lurus sehingga para penonton dapat merasakan seolah olah ikut dalam balapan jika melihat tayangan pada  kamera tersebut.
Tidak hanya sampai di situ teknologi lalu berkembang lagi dan menghadirkan generasi baru, yaitu kamera yang dilengkapi dengan lensa HD fuji film dan sudah mulai diterapkan pada sekitar tahun 2011 dan saat ini kamera motor di ajang balap motogp malah ada yang mampu berputar hingga 360 derajat dalam posisi yang tetap tegak.

Sehingga mampu melihat posisi rider yang ada di samping maupun dibelakang dengan tampilan yang lurus pada Televisi. Untuk posisi kamera yang terpasang di bagian saja agar lebih detailnya   lihat pada penjelasan dibawah ini :

  1. Kamera Terdapat pada bagian depan yang menghadap depan
  2. Kamera Terdapat pada Bagian depan, bagian bawah dashboard yang menghadap aspal dari arah depan
  3. Kamera Terdapat pada Bagian depan yang menghadap ke pembalap.
  4. Kamera Terdapat pada Bagian depan yang menghadap dashboard motor.
  5. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang menghadap kopling motor.
  6. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang menghadap rem motor.
  7. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang pada bagian fairing bawah menghadap kaki kiri pembalap.
  8. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang pada bagian fairing bawah menghadap kaki kanan pembalap.
  9. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang menghadap bagian ban depan sebalah kanan.
  10. Kamera Terdapat pada Bagian samping yang menghadap bagian ban depan sebalah kiri.
  11. Kamera Terdapat pada Bagian belakang yang dipasang di buntut motor menghadap punggung dan vantat pembalap
  12. Kamera Terdapat pada Bagian belakang yang menghadap bagian belakang.
  13. Kamera Terdapat pada Bagian belakang yang dipasang di bagian knalpot.

Mungkin jumlah penggunaan camera pada ajang motoGP masih banyak lagi namun yang saya ketahui hanya 13 jumlahnya. Untuk memperoleh view yang bagus saat pembalap melakukan aksinya dilintasan pastinya dibutuhkan banyak posisi kamera agar yang menyaksikan dapat  merasakan feel yang lebih dan terasa seperti  ikut mengendarai motor tersebut.

Sekian dari artikel kali ini dan samapai jumpa di artikel berikutnya

tips memilih uk velg 17 dan ban motor matik, gambar negara rider moto gp, jumlah kamera di motor motogp
Berapa Jumlah Kamera Pada OnBoard di MotoGP | iyhan | 4.5