Dampak Buruk Menggunakan Busi Racing di Mesin Standar

Dampak Buruk Menggunakan Busi Racing di Mesin Standar – Terkadang orang berpikir bila memakai sebuah busi racing atau busi yang biasa digunakan untuk balapan itu dapat meningkatkan dapur pacu dan tenaga dari sebuah mesin kendaraan. Namun, bagaimana bila busi itu nanti diterapkan pada kendaraan motor yang masih menggunakan mesin standar? Bisakah busi tersebut meningkatkan dapur pacu dan tenaga mesin kendaraan tersebut?

Baca juga: Vespa Mini Gowes Buatan Bandung Diminati Kolektor Asing

Berdasarkan dari Technical Support yang berada di NGK Busi Indonesia, yaitu Diko otaviano menyatakan bahwa pemakaian busi untuk motor balap ini sebenarnya tidak begitu mempengaruhi tenaga dan performa kendaraan bawaan dari pabrik. Sehingga, meskipun Anda menggunakannya untuk motor yang masih memakai mesin standar, maka keinginan Anda untuk meningkatkan tenaganya menjadi tidak bisa tercapai.

busi racing

Karena pada dasarnya, busi itu dipakai untuk motor yang digunakan di area lintasan balap yang memang sudah didesain secara khusus untuk mengaplikasikan mesin yang memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi, suhu, beroperasi menggunakan kompresi yang tinggi, getaran, dan juga pembakaran yang melintasi kondisi untuk mesin motor biasa atau standar. Maka dari itulah, memakai busi khusus untuk motor balap yang digunakan pada kendaraan harian itu sebenarnya bukanlah langkah yang paling tepat.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Dengan ciri khas  dari busi balap yang sengaja didesain khusus untuk pemakaian yang begitu ekstrem, maka pemakaian busi untuk mesin standar ini justru bisa menyebabkan terjadinya banyak masalah. Misalnya saja, adalah deposit karbon yang berlebihan sampai dengan terjadinya misfiring. Hal ini bisa semakin buruk lagi kondisinya bila mesinnya kerap dipakai untuk perjalanan jarak dekat dengan menggunakan ritme stop and go.

NGK, sebagai salah satu pemasok dari busi kendaraan sudah menyediakan busi yang berteknologi balap demi meningkatkan kinerja dari mesin ekndaraan dan juga aman dipakai untuk kendaraan motor yang menggunakan mesin standar sebagai kendaraan harian. Busi berbentuk iridium IX yang berasal dari NGK telah memakai teknologi balap berdasarkan teknologi balap yang disesuaikan untuk semua jenis kendaraan bermotor.

Sama halnya dengan kebanyakan busi dengan teknologi balap yang terbaru dari NGK, dibagian ujung elektroda pusatnya berasal dari  logam mulia Iridium yang mempunyai titik leleh yang cukup tinggi dan juga memiliki konduktivitas listrik yang menakjubkan. Elektroda untuk pusat busi iridium IX yang memiliki ukuran diameter sebesar 0.6 mm, diklaim bisa menciptakan sebuah percikan listrik agar lebih fokus untuk menciptakan efek dari pertumbuhan api dengan cepat yang membesar.

Sehingga, hal ini bisa menghasilkan ledakan tenaga yang menjadi lebih tinggi. Bahkan, berdasarkan Diko, adalah dimana salah satu hal yang bisa dirasakan secara instan sesudah pemakaian NGK Iridium IX adalah respon akselerasi yang makin spontan dan juga konsumsi bahan bakarnya makin efisien dari pada menggunakan jenis elektroda standar. Hal ini harus benar-benar diperhatikan bagi pengguna motor standar yang ingin mesinnya tetap stabil dan tetap tahan lama.

Nah, itu tadi adalah sedikit penjelasan kenapa harus menggunakan busi racing ini pada tempatnya. Jangan sampai menggunakannya untuk mesin motor standar. Karena hal ini bisa berdampak buruk untuk kondisi motor Anda sendiri. Bagaimanapun juga, busi yang bagus yang biasa digunakan untuk balap itu tidak dapat memberikan pengaruh yang besar untuk motor standar. Karena semuanya ada porsinya masing-masing. Maka dari itulah, sebaiknya selalu gunakan busi yang sesuai dengan kebutuhan.

Dampak Buruk Menggunakan Busi Racing di Mesin Standar | Sinta Rizki Fadila | 4.5