Cara Memilih CDI Racing Terbaik 2016

Memilih CDI Racing – CDI (Capacitor Discharge Ignition) bawaan motor boleh saja  diganti dengan produk aftermarket atau bisa disebut CDI racing, tapi sembarangan beli alat pengapian ini belum tentu motor langsung ngacir lajunya, ada anggapan CDI mahal yang bisa disetting kurvanya adalah yang terbaik, tidak seperti itu untuk penggunaan harian sekarang banyak sekali pilihan CDI racing di pasaran dengan fitur beraneka ragam, tips memilih cdi racing seperti apa yang cocok untuk ubahan yang diterapkan pada mesin motor brader?tipe CDI ada yang kurva pengapiannya model fiks (cuma 1 kurva pengapian) ada juga jenis yang bisa diatur pada beberapa pilihan mapping (pengaturan) pengapian atau tenar disebut CDI adjustable, hingga yang dapat diprogram sesuai kebutuhan alias programmable.

Dengan banyaknya pilihan untuk Memilih CDI Racing tersebut wajar jika brader Otorider.net bingung cara memilih CDI racing yang bagus, tipe CDI apa yang cocok sama rombakan yang brader lakukan pada mesin tunggangan kesayangan, dan tentunya brader tidak mau buang-buang duit percuma lantaran salah pilih CDI aftermarket tersebut, sudah terlanjur tips memilih CDI racing beli dengan harga mahal, tetapi kebutuhannya parts tersebut tidak sampai ke situ sebab tidak semua settingan bisa diterapkan pada korek harian, apalagi mesin standar karena untuk motor harian medan yang ditempuh bervariatif ada pelan, sedang, dan kencang malah kadang diam kelamaan, karena jalanannya macet, padahal Memilih CDI Racing diciptakan untuk putaran yang sudah diperhitungkan.

Memilih CDI Racing BRT Neo-hyperband-s

 

Jika rombakan mesin hanya sebatas mengaplikasi peranti high performace bersifat plug and play (PnP) misalkan cuma ganti knalpot racing, pakai fuel booster atau ganti karburator, porting polish dan sebagainya, maka dianjurkan cukup menggunakan CDI racing yang tanpa settingan kurva, CDI jenis itu hanya bermain pada pergeseran limiter dan timming pengapian, Justru cara merangkai CDI racing yang mudah dan harganya juga tidak mahal yang terpakai pada korek mesin harian, seperti BRT Hyperband, Varro, TDR, Sindengan, XP Ciomas/Andrion dan sebagainya, Memilih CDI Racing itu banyak tingkatan sesuai programnya, makanya pihak Rextor menjual sesuai kebutuhan para mekanik motor, ada cara bikin CDI racing yang sederhana tanpa diubah langsung plug and play, ada pula yang butuh program lebih detail.

Sementara Memilih CDI Racing dengan full progamming akan terasa efeknya jika dipakai di sirkuit entah balap road race, grasstrack ataupun drag bike, karena jalur yang ditempuh tidak berubah, jadi mekanik dan pembalap bisa mematok putaran mesin setiap jarak, kenaikkan putaran mesin bisa disesuaikan per 100 rpm Itu pun settingan harus diubah sesuai karakter sirkuit yang bebeda-beda, dan harganya juga relatif lebih mahal.

Perlu diketahui juga electrical system di motor (termasuk komponen pengapian) bukanlah untuk meningkatkan performa mesin, sifatnya hanya memaksimalkan hasil ubahan yang diterapkan pada mesin, Jadi jangan salah mengartikan cara membuat cdi racing dengan fitur yang canggih dan mahal bakal mendongkrak tenaga banyak, cara merangkai cdi racing pun juga mudah karena tiap produsen CDI sudah melengkapi dengan buku panduan di dalamnya.

CDI Racing Terbaik

Memilih CDI Racing CDI Rextor Adjustable

Memilih CDI Racing Kurva Pengapian CDI Rextor

Memilih CDI Racing CDI BRT Powermax

Memilih CDI Racing Panduan Socket CDI BRT



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Motivasi konsumen dalam Memilih CDI Racing dan cara bikin CDI racing pun berbeda-beda, ada yang mengganti CDI hanya sekedar mencari tenaga besar, tapi ada juga yang hanya ingin akselerasi motornya makin ngacir dan ingin konsumsi bahan bakarnya semakin irit, ada beberapa tahap pengetesan kualitas CDI yang telah diuji oleh para mekanik balap kenamaan Indonesia hal itu dilakukan supaya mengetahui kualitas dan kwantitas CDI tersebut, dan dapat di aplikasikan ke mesin motor balap korekan mereka.

Baca juga: Cara Membedakan Suku Cadang Asli dan Palsu

Otorider.net akan sedikit membahas tentang memilih CDI Racing aftermarket untuk motor standart maupun yang sudah bore up, pabrikan CDI aftermarket yang sudah memiki nama atau yang tak asing lagi bagi penggila oprek-mengoprek motor roda dua seperti BRT atau REXTOR sudah memberikan pilihan atau opsi untuk tipe dan kegunaan masing-masing pada produknya, sebagai contoh motor standart yang mungkin sudah di korek ringan, untuk motor jenis seperti ini dianjurkan memakai produk dari pabrikan BRT dengan tipe Powermax Hyperband/Dual Band atau dari Rextor dengan tipe Tuneable/Adjustable agar sesuai dengan kemampuan motor tersebut.

Lain lagi bila penggunaan motor yang sudah mengalami modifikasi paling tidak minimal seperti stroke up, bore up, hingga kapasitas yang diperbesar diluar standart pabrikan yaitu menjadi 200CC bahkan mungkin bisa lebih dari itu, jenis-jenis motor seperti ini disarankan memilih CDI Racing dari produk keluaran BRT dengan tipenya adalah Super I-Max atau menggunakan produk dari Rextor dengan tipe Programmable seperti Limited Edition atau Pro Drag, berikut ulasan singkat mengenai 2 Brand CDI sesuai dengan tipenya masing-masing:

CDI BRT 

  • BRT Powermax Dual Band :

Tipe yang Dual Band ini sedikit berbeda dengan tipe Hyperband yang akan kita ulas berikutnya setelah ini, karena untuk tipe Dual Band itu sendiri memiliki tombol/switch atau pemindah kurva dari pengapian (Swicth Dual Band), brosur yang disertakan dalam penjualan
ini berisi petunjuk dalam pemasangannya, garansi resmi dari BRT selama 1 Tahun diberikan untuk produk BRT yang asli.

  • BRT Powermax Hyperband :

Untuk tipe yang ini sangat mudah dalam instalasi pemasangannya tidak seperti tipe Dual Band karena BRT Powermax Hyperband sudah di desain sesuai dengan socket dari masing-masing tipe kendaraan, jadi bisa langsung dipakai tinggal plug & play tanpa melakukan perubahan pada socket kabel.

  • BRT Super I-Max :

CDI tipe ini memiliki keunggulan yaitu terdapat beberapa kurva yang bisa anda setting melalui remote bawaan dari paket produknya beserta brosur panduannya, penggunaan untuk tipe yang satu ini disarankan pada motor yang sudah dibore up seperti yang sudah dijelaskan diatas, karena dengan fitur yang dimiliki CDI BRT Super I-Max ini dapat dipastikan tenaga yang diperoleh dari hasil bore up tersebut tidak terbuang sia-sia.

CDI Rextor 

  • Rextor Tuneable & Adjustable :

CDI keluaran rextor dengan tipe Tuneable & Adjustable ini sangat cocok untuk motor-motor harian yang ingin performa tambahan, Memilih CDI Racing Rextor Tuneable dan Adjustable ini memiliki kelebihan yaitu kita dapat mensetting kurvanya dengan menggunakan obeng + dari body CDI, jadi kita dapat menentukan kurva mana yang akan kita gunakan dan juga sesuai dengan kondisi atau spesifikasi motornya.

  • Rextor Programmable Limited Edition & Pro Drag :

Produk CDI dari Rextor yang satu ini adalah jenis CDI Programmable yang bisa dikatakan CDI yang sangat banyak di pakai oleh para Racer dan mekanik mereka, Memilih CDI Racing Rextor Programmable Limited Edition dan Pro Drag ini dilengkapi dengan CD Software beserta USB Cable pada kemasan produk penjualannya, CD Software dan USB Cable ini digunakan untuk menghubungkan dan mensetting CDI menggunakan software system sehingga dapat di setting melalui PC / Laptop.

Jadi sebelum Memilih CDI Racing sebaiknya brader Otorider.net pertimbangkan lagi sesuai kebutuhan modifikasi motor, jangan sampai salah cara memilih CDI racing yang bagus untuk motor kencang sobat, salam Keep Safety Riding.

Baca juga artikel tentang CDI:

  1. Cara Membaca Soket CDI Motor Semua Jenis Motor

  2. Fungsi CDI Motor Berbagai Jenis Sepeda Motor

  3. Macam-macam CDI Racing Terbaik 2016

Artikel Terkait:

  • CDI RACING (1497)
  • cdi racing terbaik (823)
  • harga cdi racing (240)
  • cdi BRT (220)
  • CDI terbaik (151)
  • cdi paling bagus (86)
  • cdi motor racing (82)
  • cdi yang bagus (65)
  • cdi motor terbaik (62)
  • cdi recing (59)
Cara Memilih CDI Racing Terbaik 2016 | Sabian | 4.5