Cara Mudah Mengetahui Rasio Motor Standar

Cara Mudah Mengetahui Rasio Motor Standar

Rasio Motor Standar – Sobat Otorider, pasti sudah tidak asing dengan modifikasi mesin motor, terkadang yang namanya manusia tidak akan puas dengan apa yang didapat, termasuk juga pada kendaraan motor, motor dengan performa seting standar pabrik tidaklah cukup bagi sebagian brader pecinta motor, oleh karena itu salah satu upaya yang diakukan adalah menaikkan kapasitas dan tenaga mesin motor, sistem transmisi sepeda motor merupakan salah satu kosa kata dalam bidang otomotif, salah satunya mesin motor 4 tak, motor 2 tak serta motor matic yang mempunyai langkah kerja dalam konsep siklus carnot.

Sistem transmisi dalam bidang otomotif adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir, konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga atau sebaliknya.

Fungsi transmisi pada sepeda motor secara umum transmisi sebagai salah satu komponen sistem pemindah tenaga (power train) mempunyai fungsi sebagai meneruskan tenaga / putaran mesin dari kopling ke poros propeler dan merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan (beban mesin dan kondisi jalan), ada bebrepa jenis dan tipe gigi rasio motor standar yang perlu di ketahui sebagai pedoman dalam memodifikasi mesin motor yaitu:

Jenis Rasio Motor Standar

  • Transmisi Otomatis

Rasio Motor Matic

Transmisi otomatis adalah komponen transmisi manual sepeda motor yang melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis, untuk mengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis, pada transmisi otomatis roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual.

Kecendenderungan masyarakat untuk menggunakan transmisi otomatis semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini, khususnya untuk mobil-mobil mewah, bahkan type-type tertentu sudah seluruhnya menggunakan transmisi otomatis, kenderungan yang sama terjadi juga pada sepeda motor seperti Yamaha Mio, Honda Vario serta Suzuki Nex.

Transmisi otomatis sepeda motor seperti motor matic adalah sistem perpindahan kecepatan secara full otomatis sesuai dengan putaran mesin, sistem ini tidak memakai gigi transmisi, tetapi sebagai gantinya menggunakan 2 buah pulley (depan dan belakang) yang dihubungkan oleh karet vanbelt, dengan sistem ini nantinya pengendara tidak perlu mengoperasikan perpindahan gigi sehingga lebih mudah, hanya dengan memutar handle gas untuk menambah kecepatan dan menekan tuas rem untuk mengurangi kecepatan.

Simak juga ulasan: Tips Memperbaiki Accu Soak Dengan Mudah

  • Transmisi Manual

Rasio Motor Manual

Transmisi manual sepeda motor adalah rasio motor standar yang memerlukan pengemudi sendiri untuk menekan/menarik seperti pada sepeda motor atau menginjak kopling seperti pada mobil dan menukar gigi percepatan secara manual, gigi percepatan dirangkai di dalam gerbox untuk beberapa kecepatan, biasanya gigi percepatan yang digunakan tergantung kepada kecepatan kendaraan pada kecepatan rendah atau menanjak digunakan gigi percepatan 1 dan seterusnya kalau kecepatan semakin tinggi, demikian pula sebaliknya kalau mengurangi kecepatan gigi percepatan diturunkan, pengereman dapat dibantu dengan penurunan gigi percepatan.

  • Transmisi Semi-Otomatis

Gearbox Motor MotoGP



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Transmisi semi-otomatis merupakan komponen transmisi manual sepeda motor yang perpindahan gigi percepatannya tanpa menginjak/menekan kopling, sistem ini menggunakan sensor elektronik, prosesor dan aktuator untuk memindahkan gigi percepatan atas perintah pengemudi, sistem ini dikembangkan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas didaerah perkotaan, transmisi semi otomatis juga digunakan pada mobil-mobil sport mewah seperti digunakan Porsche, Maserati, Ferrari yang kadang-kadang ditempatkan pada setir untuk mempermudah perpindahan gigi percepatan serta pada motor motoGP.

Perbandingan Gigi Rasio Motor Standar

Memodifikasi mesin motor tidak hanya sekedar memperbesar kapasitas ruang bakar atau menaikkan tenaga saja, langkah lain yang diperlukan adalah men-seting ulang ukuran gigi rasio motor standar, karena saat tenaga bertambah setelah kapasitas mesin di bore up, rasio standar bawaan pabrik menjadi kurang efektif untuk mengimbangi kapasitas dan tenaga baru mesin yang sudah melonjak, oleh karena itu saat brader menaikkan kapasitas mesin sebaiknya transmisi pada sepeda motor diganti juga dengan yang aftermarket, ada banyak pasar – pasar otomotif motor yang menyediakan gigi rasio khusus untuk modifikasi dengan variasi harga tertentu yang biasanya memang agak mahal.

Namun sebenarnya ada cara alternative untuk menemukan perbandingan gigi rasio motor standar lain yang cocok, yakni dengan menggunakan ukuran gigi rasio motor standar dari motor lain, namun cara ini tentunya membutuhkan pengetahuan khusus mengenai Rasio Motor Standar, oleh karena itu, crew otorider.net telah menyiapkan beebagai jenis, tipe, dan ukuran Rasio Motor Standar untuk mempermudah sobat otorider dalam menentukan pilihan, berikut adalah beberapa ukuran rasio motor standar dari berbagai merek motor:

  • YAMAHA

– Yamaha Jupiter-Z / Crypton / Vega: 1(12-38), 2(17-33), 3(21-28) & 4(21-23).
– Yamaha Mio: 13-42
– Yamaha F1zr: 1(12-39), 2(16-29), 3(19-25) & 4(22-23).
– Yamaha Jupiter MX: 1(12-34), 2(16-30), 3(17-23) & 4(22-23).
– Yamaha Rxz & Yamaha Touch125: 1(12-34), 2(16-29), 3(19-26), 4(21-24), 5(23-23) & 6(24-22)
– Yamaha Rx-King: 1(12-34), 2(16-30), 3(19-26), 4(22-24) & 5(24-22).

  • KAWASAKI
    – Kawasaki Kaze/ Kawasaki Blitz: 1(12-36), 2(16-31), 3(20-27) & 4(23-25).
    – Kawasaki Ninja R: 1(10-27), 2(17-29), 3(20-26), 4(24-24), 5(21-20) & 6(22-19).
    – Kawasaki Ninja RR: 1(10-27), 2(17-29), 3(20-26), 4(22-24), 5(21-20) & 6(22-19).
  • HONDA
    – Honda Kharisma / Sx125: 1(14-35), 2(20-31), 3(20-23) & 4(26-24).
    – Honda Supra / Honda Grand 110 / Supra Fit 110: 1(12-34), 2(17-29), 3(21-26) & 4(24-23).
    – Honda Blade: 1(13-34), 2(18-28), 3(22-25) & 4(24-22).
  • SUZUKI
    – Suzuki Spin / Suzuki Skywave: 13-45
    – Suzuki Smash: 1(11-33), 2(16-30), 3(19-26) & 4(19-20).
    – Suzuki New Smash: 1(11-33), 2(16-30), 3(19-26) & 4(19-20).
    – Suzuki Shogun Fl125: 1(11-32), 2(12-25), 3(17-22) & 4(19-20).
    – Suzuki Shogun 125: 1(11-33), 2(14-25), 3(17-22) & 4(19-20).
    – Suzuki Shogun 110: 1(11-33), 2(16-30), 3(19-26) & 4(19-20).
    – Suzuki Satria 120: 1(11-32), 2(14-23), 3(18-20), 4(21-23), 5(18-20) & 6(17-21).
    – Suzuki Satria Fu150: 1(12-33), 2(14-25), 3(19-26), 4(21-23), 5(23-21) & 6(25-20).

Demikian ulasan mengenai berbagai macam jenis Rasio Motor Standar dan rasio standar semua motor semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Otorider. Terima kasih telah berkunjung di www.otorider.net. Jangan lupa untuk membagikan postingan diatas melalui sosial media dibawah ini seperti facebook, twitter dan google +

Artikel Terkait:

  • rasio motor (324)
  • gigi rasio jupiter z standar (159)
  • gigi rasio fizr standar (99)
  • susunan gigi rasio honda grand (81)
  • gigi rasio (70)
  • ukuran gigi rasio motor standar (65)
  • gigi rasio motor standar (63)
  • rasio jupiter z (56)
  • gigi rasio f1zr standar (51)
  • gigi rasio rx king (51)
Cara Mudah Mengetahui Rasio Motor Standar | Sabian | 4.5