Inilah Jarak Pengereman Motor Paling Aman

Inilah Jarak Pengereman Motor Paling Aman – Bagi seorang pengendara sepeda motor itu wajib memahami jarak pengereman motor terlebih dahulu sebelum menggunkannya. Karena, sistem pengereman itu adalah hal paling penting sekali dalam mengendarai sepeda motor. Bila tidak memahami jarak ini dengan baik, hal ini bisa membuat Anda lebih beresiko mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja, seperti terjadinya kecelakaan.

Baca Juga : Review Motor Honda CRF1000L Africa Twin Manual DCT

Setidaknya dengan memahami jarak pengereman ini dengan baik, maka hal ini akan membantu Anda untuk dapat melaju kendaraan motor ini bisa tetap aman saat sedang berkendara. Agar tetap aman, sebaiknya pengereman itu tidak dilakukan dengan cara mendadak atau tiba-tiba. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya motor terjungkal dan juga tergelincir di jalanan. Maka dari itulah, Anda harus benar-benar memahami dengan baik terhadap jarak pengereman motor.

Inilah Jarak Pengereman Motor Paling Aman

Karena jarak aman dalam berkendara itu sebenarnya tergantung dari kecepatan Anda dalam berkendara motor. Makin tinggi dan kencang kecepatan motor yang Anda lakukan, makin jauh juga jarak untuk pengeremannya. Setidaknya, Anda wajib melakukan sistem pengereman dengan jarak sejauh 40 meter sampai dengan 45 meter bila sedang melaju sejauh 60 km/ jam. Dengan cara inilah nantinya akan membantu Anda untuk bisa berhenti dalam berkendara selama 3 detik.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Hitungan ini berlaku saat jalanan dalam kondisi yang sedang kering. Saat sedang hujan, maka jarak pengereman motor ini juga harus lebih jauh lagi. Hal ini dikarenakan daya cengkream ban dan juga remnya menjadi berkurang sedikit. Karena adanya air hujan. Sehingga, jarak yang harus diambil tersebut harus makin jauh lagi jika kondisi cakram, kampas, dan tromolnya mulai terkikis. Tak hanya itu saja, kondisi ban motor inipun juga turut serta mempengaruhi jarak dari pengereman motor.

Moment sebelum Melakukan Pengereman dan Dampaknya

Ketika menghadai situasi yang mendadak, biasanya respon kita menjadi seorang bikers ini akan terbagi atas 2 bagian. Yaitu perception dan juga activation. Sedangkan, untuk perception merupakan moment saat Anda menyadarai dalam situasi apa yang kerap terjadi dan harus dilakukan selanjutnya. Maka dari itulah, kemudian akhirnya moment activation ini bisa terjadi. Yaitu, moment saat dibutuhkan gera reflek jemari tangan agar bisa menggapai posisi handle rem dengan baik.

Kebanyakan orang memiliki 2 moment perception dan juga activation dengan waktu selama 1 detik. Berdasarkan survey memperlihatkan beberapa orang melakukannya dari 0,8 detik sampai dengan 0,9 detik. Tambahkan saja waktunya selama 0,5 detik bila memang tidak memungkinkan. Namun, meskipun hanya sekian detik saja, 2 moment tersebut merupakan penentu untuk tingkat kesuksesan ketika sedang melakukan pengereman secara mendadak. Mau tahu alasannya?

Mari dihitung saja!

Anggap saja saat kecepatan motor yang sedang Anda naiki ini sebelum melakukan pengereman secara mendadak adalah sebesar 60 km/ jam atau sekitar 17 m/ detik. Maka bila 2 moment dari perception dan activation terjadi dilewati ke dalam 1 detik, itu artinya 17 meter merupakan jarak pengereman sia-sia. Bahkan, hal ini bisa membuat jaraknya makin memburuk sejauh 25,5 meter. Dalam hal ini, Anda bisa menambahkan sebanyak 0,5 atau 1 detik. Sehingga, Anda bisa lebih aman dalam berkendara.

Karena itu tadi adalah sedikit penjelasan tentang jarak pengereman motor terbaik yang harus diperhatikan. Sehingga, hal ini bisa membantu Anda untuk tetap aman dalam berkendara.

Inilah Jarak Pengereman Motor Paling Aman | Sinta Rizki Fadila | 4.5