Kode dan Spesifikasi Ban Motor

Kode dan Spesifikasi Ban Motor

Rekomendasi Informasi Tentang Perkembangan Motor Otomotif Disini

Spesifikasi Ban Motor – Sobat Otorider, ban sepeda motor merupakan salah satu bagian yang penting pada roda kendaraan bermotor. Hasil dari tenaga mesin yang diputar di roda juga bergantung pada kondisi ban motor brader. Oleh karena itu penggantian ban motor harus dilakukan secara rutin saat kondisi ban sudah mulai jelek.

Namun pernahkah performa motor brader kurang maksimal setelah mengganti ban motor? Jika pernah maka telah terjadi kesalahan dalam pemilihan ban motor yang mungkin dikarenakan minimnya pemahaman tentang ban motor dan cara membaca spesifikasi ban motor sehingga berdampak pada tidak maksimalnya putaran roda motor.

Oleh karena itu pengetahuan seputar ban motor serta membaca spesifikasi ban motor tidak bisa dianggap remeh. Karena setiap komponen motor termasuk ban, meskipun terlihat sepele pasti mempunyai peranan yang vital dalam memaksimalkan performa motor. Paling tidak brader harus memahami pengetahuan dasar tentang ban. Guna menjelaskan lebih dalam, crew otorider sudah menyiapkan ulasan mengenai Spesifikasi Ban Motor buat brader semua dibawah ini.

Arti Spesifikasi Ban Motor

Kode Ban Motor

Pada umumnya kode ban terbagi menjadi 2 jenis, yang pertama Kode Ban Imperial dan yang kedua Kode Ban Metric. Salah satu contoh dari kode ban yang bisa brader lihat adalah sederetan kode angka dan huruf yang tertera pada permukaan ban misalnya 130/90-16 67H atau 4.60-H-18 4PR. Sebenarnya kode yang tersebut menunjukkan suatu informasi mengenai spesifikasi ban tersebut.

Simak juga ulasan: Mesin DOHC Honda CB150R StreetFire dan Suzuki Satria FU

Ban Motor Imperial

Kode Ban Imperial

Untuk kode ban Imperial, perbandingan tinggi ban terhadap lebar atau sebutan lainnya Aspect Ratio didasarkan pada nilai 100% (tinggi dan lebar ban). Contoh cara membaca kode ban Imperial misalnya tertera:

4.60-H-18- 4PR

Spesifikasi ban pada kode diatas adalah:

  • Angka “4.60” menunjukkan lebar ban dalam satuan inchi
  • Huruf “H” menunjukkan batas ambang kecepatan pemakaian atau batas kecepatan motor jika menggunakan ban ini.
  • Angka “18” menunjukkan kode diameter dari velg atau rim dalam satuan inchi
  • Kode “4PR” menunjukkan kekuatan dan ketahanan ban berdasarkan serat kain ban atau ply rating. Kode ini juga mengartikan penggunaan lapisan kain ban ini terbuat dari bahan nilon dalam sebuah carcass berkekuatan setara dengan 4 lapisan kain ban.

Ban Motor Metric

Spesifikasi Ban Motor Matric

Cara meihat spesifikasi ban motor matric juga kurang lebih sama dengan ban motor Imperial. Hanya saja satuan pengukurannya menggunakan system metric atau meter. Contoh pembacaan kode metric, misal tertera:

120/70-17 67H

Spesifikasi ban berdasarkan kode diatas adalah

  • Angka “120” menunjukkan lebar dari ban dalam satuan millimeter
  • Angka “70” menunjukkan perbandingan tinggi dan lebar ban metric. Disini angka 70 berarti perbandingan tinggi ban 90% dari lebar sesungguhnya, misal jika lebar 120mm, maka tinggi ban tersebut adalah 70% x 120mm = 85.2mm. Semakin kecil Aspect Ratio pada ban menghasilkan stabilitas dan handling motor yang lebih lincah.
  • Angka “17” menunjukkan diameter dari velg atau rim dalam satuan inchi
  • Angka 67 menunjukkan beban maksimum yang bisa ditahan oleh ban berdasarkan load index/ LI. Contohnya LI.67 berarti beban maksimum yang bisa ditanggung ban adalah 307kg.
  • Huruf “H” menunjukkan batas kecepatan maksimal pemakaian ban.

Cara Membaca Kode Kecepatan Ban

  • Q adalah kode untuk kecepatan maksimal = 160 km/jam.
  • S adalah kode untuk kecepatan maksimal = 180 km/jam.
  • T adalah kode untuk kecepatan maksimal = 190 km/jam.
  • U adalah kode untuk kecepatan maksimal = 200 km.jam.
  • H adalah kode untuk kecepatan maksimal = 210 km/jam.
  • V adalah kode untuk kecepatan maksimal = 240 km/jam.
  • W adalah kode untuk kecepatan maksimal = 270 km/jam.
  • Y adalah kode untuk kecepatan maksimal = 300 km/jam.
  • Z adalah kode untuk kecepatan di atas = 240 km/jam.

Cara Membaca Kode Index Beban Ban

  • 62 adalah kode untuk beban maksimal 265 Kg.
  • 63 adalah kode untuk beban maksimal 272 Kg.
  • 64 adalah kode untuk beban maksimal 265 Kg.
  • 66 adalah kode untuk beban maksimal 300 Kg.
  • 68 adalah kode untuk beban maksimal 315 Kg.
  • 70 adalah kode untuk beban maksimal 335 Kg.
  • 73 adalah kode untuk beban maksimal 365 Kg.
  • 75 adalah kode untuk beban maksimal 387 Kg.
  • 80–89 adalah kode untuk beban maksimal 450–580 Kg.
  • 90–100 adalah kode untuk beban maksimal 600–800 Kg.

Demikian ulasan mengenai cara membaca kode Spesifikasi Ban Motorsemoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Otorider. Terima kasih telah berkunjung di www.otorider.net. Jangan lupa untuk membagikan postingan diatas melalui sosial media dibawah ini seperti facebook, twitter dan google +

ban luar terbaik, spesifikasi ban motor, spesifikasi ban, ban motor dan spesifikasinya, cara membaca kode ban motor, 5 kode ban metric beserta index kecepetan dan beban, tips me getahui kode ban sepeda motor, melihat ply ban luar motor, ban motor lengkap spesifikasinya, ukuran pada ban dan busi
Kode dan Spesifikasi Ban Motor | Sabian | 4.5