Jika Nasabah Yang Kredit Motor Meninggal, Maka Bagaimana Selanjutnya?

Jika Nasabah Yang Kredit Motor Meninggal, Maka Bagaimana Selanjutnya – Kredit motor merupakan solusi yang telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk bisa memiliki sebuah motor yang diinginkan dengan cara dicicil, proses kepemilikan dimulai dengan pengajuan kepada pihak bersangkutan kemudian apabila disetujui maka anda perlu menyiapkan uang DP. Dan motor sudah bisa anda terima, namun belum sepenuhnya menjadi milik anda sebab anda perlu melunasinya terlebih dahulu dengan cara mencicilnya sampai selesai. Begitulah sekilas proses kredit motor yang perlu dilalui.

Baca Juga: Power Motor Kurang Nendang? Coba Pakai Kopling Racing Saja!

Nasib Proses Kredit Motor Yang Belum Selesai Namun Nasabah Meninggal Dunia

Tidak ada yang tahu dan bisa menduga nasib seseorang, kapan ia akan meninggal contohnya. Namun bagaimana jadinya jika hal ini terjadi ketika seseorang masih punya tanggungan kredit motor yang belum selesai, dan sayangnya ia harus dipanggil sang maha kuasa terlebih dahulu. Apa yang akan terjadi selanjutnya dengan nasib dari ciclan yang belum selesai tersebut ? Siapakah yang nantinya akan melunasi sisa dari cicilan motor.  Tentu dalam hal ini sangat sensitif sekali jika langsung dibicarakan, sebab pasti pihak keluarga sedang sangat berduka atas kehilangan anggota keluarganya. Lantas bagaimana tindakan yang perlu dilakukan?

Kredit Motor

Ketentuan Kredit Motor Yang Belum Selesai Pada Nasa Yang Meninggal



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Dalam menangani kasus yang satu ini, ada 6 ketentuan yang dapat dijadikan sebagai pegangan untuk menentukan tindakan yang tepat agar suatu saat jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Ada pegangan yang bisa membuat saling memahami antara ke – 2 belah pihak yang bersangkutan dengan persoalan kredit motor dalam situasi seperti ini. Yang perlu diperhatikan adalah.

Lihat Isi Dari Surat Perjanjian Awal Yang Telah Disepakati

Surat ini tentunya sudah dibuat dan disepakati oleh ke -2 belah pihak sebelumnya, dalam keadaan yang sadar dan juga paham serta setuju dengan segala isi yang ada dalam surat perjanjian tersebut. Surat yang berisikan hak dan juga kewajiban yang merupakan aturan dari kesepakatan, yang tentunya ditandatangani ke -2 belah pihak sebagai bentuk persetujuan.

Lihat Dan Pastikan Asuransi

Pastikan apakah kotor tersebut tersedia asuransinya atau tidak, jangan pernah menolak untuk mengasuransikan hanya karena tanggungan biaya yang perlu dibayarkan nantinya akan lebih besar. Sebab dengan menggunakan asuransi apabila terjadi sesuatu hal yang tidak sama sekali diingan, maka asuransi dapat membantu anda dan dapat meringankan kerugian yang sewaktu – waktu dapat terjadi.

Lihat Dan Pastikan Adanya Jaminan Seperti Fidusia

Hal ini saat perlu anda perhatikan, sebaiknya urus jaminan ini dengan sangat baik. Caranya adalah dengan mendatangi pihak notaris dan lakukan kesepakatan perjanjian diatas kertas dengan begitu apabila terjadi hal yang tidak diinginkan maka sudah jelas hal kepemilikan akan jatuh ketangan siapa selanjutnya. Dan apabila hal ini dilanggar oleh pihak leasing, maka anda bisa melaporkannya sebagai tindak kejahatan.

Segera Urus Surat Keterangan Waris  

Hal ini perlu dilakukan oleh para ahli waris ketika kejadian ini dialami, segera lakukan pengurusan surat keterangan tersebut. Hal ini dimaksudkan supaya dana asuransi yang ada dapat dicairkan dengan mudah, dan prosesnya dapat berjalan dengan lancar.

Dan untuk dapat melalui proses pencairan, ada beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan seperti KTP, Kartu Keluarga ( KK ), akta Kematian nasabah yang diperoleh dari kelurahan dan juga surat keterangan waris yang telah ditandatangani oleh ketua RT ataupun RW setempat.

Jika Nasabah Yang Kredit Motor Meninggal, Maka Bagaimana Selanjutnya? | Sinta Rizki Fadila | 4.5