Bahaya Menggunakan Kursi Rotan untuk Bonceng Anak

Bahaya Menggunakan Kursi Rotan untuk Bonceng Anak – Bagi mereka yang tinggal di kawasan urban itu sudah pasti terbiasa untuk melihat berbagai macam aksesoris untuk sepeda motor. Salah satunya adalah aksesoris berupa kursi rotan yang biasa digunakan untuk membonceng anak. Bangku ini dirancang khusus sebagai bangku tambahan yang dipakai untuk membonceng anak balita. Ukurannya pas dan kecil.

kursi rotan

Warnanya juga sangat menarik, dan bahkan terkadang ada motifnya. Kursi ini biasanya diletakkan tepat di antara depan pengendara dan juga dibagian  stang motor. Meskipun penggunaan kursi ini sekarang ini sedang hits sekali, namun ternyata pemakaian kursi ini tidak begitu dianjurkan untuk anak-anak. Karena ternyata dampaknya bisa membahayakan keselamatan sang buah hati yang duduk di kursi dan juga bisa membahayakan keselamatan sang pengendara. Hal ini telah disampaikan oleh Edo Rusyanto, sebagai pemerhati keselamatan di jalan.

Alasannya adalah, karena kursi rotan yang ditempatkan dibagian ini bisa mengurangi kemampuan sang pengendara dalam menjaga keseimbangannya saat sedang bermanuver, yaitu sedang berbelok. Padahal, prinsip dalam menjalankan sepeda motor itu adalah sang pengendara harus dapat menjaga keseimbangan dan kestabilan motornya ketika sedang melaju di jalanan.

Dengan menaruh anak tepat di kursi tambahan, itu artinya sama saja telah menambah jumlah penumpang yang sudah ditetapkan dalam UU nomor 22 th 2009. Yaitu, tentang lali lintas & angkutan jalan. Dimana dalam peraturan itu telah disampaikan bahwa sepeda motor itu pada dasarnya hanyalah untuk 2 orang. Yaitu, 1 pengendara dan juga 1 penumpang saja.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Meskipun belum begitu banyak informasi tentang keselamatan dari pemakaian kursi ini untuk masyarakat, namun ternyata hal ini patut diperhitungkan juga. Wajar bila saat ini penjualan kursi rotan ini masih terjual dengan bebas tepat di pinggiran jalan ataupun dijual secara online. padahal, bila Anda paham dan sadar saat menempatkan anak di depan pengendara dengan ditambahkan pula kursi tambahan itu bisa membahayakan keselamatan sang anak.

Maka dari itulah, untuk mengatasi permasalahan ini, maka Edo memberikan tips untuk berkendara yang paling aman untuk para orang tua. Yaitu, khususnya untuk orang tua yang mempunyai balita atau mempunyai anak yang berusia di bawah dari 12 tahun. Prinsip yang pertama adalah sang pengendara dan juga sang penumpang itu seharusnya menyatu. Dimana sang penumpang harus berpegangan erat dengan sang pengendara agar lebih aman.

Selain hal itu, seharusnya sang penumpang juga harus seirama dengan gerakan dari sang pengendara. Maksudnya adalah, Anda tidak berlawanan arah dengan sang pengendara. Tidak boleh satunya ke kanan dan satunya ke kiri. Karena hal ini bisa membuat keseimbangan sang pengendara menjadi terganggu. Tentu saja dengan seirama inilah akan membuat motor bisa melaju lebih stabil lagi.

Nah, itu tadi adalah beberapa alasan kenapa pemakaian kursi rotan ini perlu dipikirkan kembali untuk anak-anak. Akan lebih baik bila Anda harus lebih berhati-hati di jalanan. Meskipun dianggap praktis, namun tetap harus diperhatikan juga bagaimana cara terbaik untuk membuat anak tetap aman ketika sedang berkendara di jalan.

Meskipun sebenarnya pemakaian dari kursi ini tidak ada masalah, asalkan Anda bisa mengontrol kecepatan dan kestabilan motor dengan baik. Jadi, sebaiknya melajulah dengan tenang dan jangan kencang-kencang saat sedang berkendara. Apalagi ketika Anda sedang membawa buah hati Anda. karena hal ini bisa membahayakan kesalamatan anak dan sang pengendara itu sendiri.

Bahaya Menggunakan Kursi Rotan untuk Bonceng Anak | Sinta Rizki Fadila | 4.5