Macam-macam CDI Racing Terbaik 2016

Macam-macam CDI Racing Terbaik 2015

Rekomendasi Informasi Tentang Perkembangan Motor Otomotif Disini

Macam-macam CDI Racing ­– Sobat Otorider, CDI atau Compact Discharge Ignition merupakan salah satu komponen yang terpasang pada sepeda motor brader, CDI berfungsi untuk mengatur memerciknya bunga api pada busi, bunga api ini akan digunakan sebagai pembakaran campuran bahan bakar yang dipadatkan oleh piston motor, kinerja CDI itu sendiri akan dibantu oleh pulser yang memiliki sensor khusus untuk memantau letak piston, sinyal pulser saat motor dipakai akan memberikan arus pada SCR yang akan terbuka, secara otomatis CDI akan merespon dengan mengalirkan arus yang berasal dari kapasitor motor, selain arus dari pulser CDI juga merespon kiriman arus dari spul, aki, dan komponen – komponen lain.

CDI yang merupakan sistim pengapian mesin khusus pada bagian pembakaran dalam motor, CDI akan memanfaatkan energy yang berasal dari kapasitor, kemudian energy bertegangan tinggi dialirkan menuju koil dan selanjutnya akan dikirim menuju busi sehingga busi bisa mengeluarkan percikan bunga api, tentunya jika ingin meningkatkan kinerja motor melalui korek harian, sumber energy harus dibesarkan, semakin besar energy dari kapasitor, otomatis percikan bunga api semakin kuat untuk memantik kabut bahan bakar dan udara, hasilnya percikan mampu menembus kompresi tinggi dari kabut bahan bakar yang pekat akibat pembukaan throttle yang lebih besar, sehingga pembakaran terjadi secara sempurna.

Ada 2 jenis CDI yaitu jenis CDI AC dan jenis CDI DC.

  • Cara Kerja CDI AC

Pada saat magnet berputar akan menghasilkan tegangan AC dalam bentuk induksi listrik yang berasal dari kumparan atau biasa di sebut spul, arus listrik akan dikirimkan ke CDI dengan tegangan antara 100-400volt, tergantung putaran mesin, selanjutnya arus bolak-balik (AC) yang berasal kumparan di jadikan arus searah (DC) oleh diode dan disimpan di kapasitor pada CDI unit.

Kapasitor tidak akan melepas arus sebelum komponen yang bertugas menjadi pintu (SCR) bekerja, bekerjanya SCR apabila telah mendapatkan sinyal pulsa dari kumparan/pulser CDI (Pulse generator) yang menandakan saatnya pengapian.

  • Cara Kerja  CDI DC

Sistem pengapian CDI DC hampir sama cara kerjanya dengan sistem pengapian CDI AC, cuma pada sistem pengapian CDI DC tegangan sumbernya berasal dari bateray atau AKI (accu), bateray memberikan suplai tegangan 12V ke sebuah inverter (bagian dari unit CDI), kemudian inverter akan menaikkan tegangan menjadi sekitar 350V, tegangan 350V ini selanjutnya akan mengisi kondensor/kapasitor, dan arus baru akan dilepaskan ke koil jika telah ada perintah dari pulser CDI.

Keunggulan dari CDI-DC adalah tegangan sumbernya stabil karena berasal dari baterai (aki), berbeda dengan pengapian sistem CDI-AC yang tegangannya naik turun ikut putaran mesin.

Tips Pilih CDI Racing Terbaik 2016

Bagi brader yang ingin memasang cdi racing di motor standar, pasti  brader ingin mengetahui jenis cdi dan harganya agar tidak terlalu ribet, komponen CDI bisa juga diganti untuk meningkatkan kinerja sistim pembakaran, penggantian CDI bisa menggunakan produk aftermarket atau CDI racing, namun penggantian ini tidak serta merta membuat laju motor langsung ngacir.

Untuk mengatasi hal itu, crew otorider.net sudah menyiapkan Macam-macam CDI Racing yang bisa diaplikasikan, penggunaan CDI sangat dianjurkan menggunakan CDI racing motor tanpa setingan kurva, jenis CDI ini hanya berpacu pada pergeseran limiter dan timing pengapian saja, harga CDI racing model ini pun tidak terlalu mahal dan cocok untuk kohar.

Sementara untuk CDI racing yang programmable bagusnya memang khusus untuk balapan di sirkuit, bisa road race, grass track maupun drag bike, karena jalur yang ditempuh tidak berubah, jadi mekanik dan pembalap bisa mematok putaran mesin setiap jarak, kenaikkan putaran mesin bisa disesuaikan per 100 rpm,  itu pun settingan harus diubah menghadapi sirkuit yang beda.

CDI BRT I-MAX SUPER PRO

CDI BRT I-MAX SUPER PRO

CDI BRT I-MAX adalah CDI tercanggih di asia, karena yang pertama dan satu-satu dengan teknologi maptronic, maptronic adalah teknologi yang dipakai untuk memilih kurva pengapian motor pada saat motor sedang dijalankan, sehingga pembalap atau rider bisa mengubah kurva pengapian pada saat kapan pun.

CDI BRT I-MAX sudah di lengkapi dengan fitur Commander Control, Fungsi Commander adalah untuk menentukan dan memilih  memori kurva pengapian pada saat berjalan atau motor sedang berhenti dan  Mengubah limiter mesin.

Simak juga ulasan: Battle Honda Sonic vs Suzuki Satria FU 150

I-MAX PROGRAMMABLE (remote)

I-MAX PROGRAMMABLE (remote)

CDI programmable dengan remote ( tidak perlu menggunakan laptop) Cdi I-MAX  diprogram mengikuti algoritma Fuzzy Logic sehingga kurva pengapian dapat bergerak maju (advance) dan mundur (retard)  mengikuti putaran mesin dengan akurasi tinggi hingga resolusi 1 rpm, Algoritma Fuzzy Logic sehingga timing pengapian dapat bergerak mengikuti perubahan putaran mesin dengan resolusi  kurang dari 1 rpm.

Spesifikasi CDI BRT I-MAX Remote :

  • CDI Type : DIGITAL DC System.
  • Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC.
  • Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor.
  • Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A.
  • Output Max : 300 Volt.
  • Operation Temp : -15° to 80°C.
  • Operation Freq : 400 to 20.000 RPM.

Feature :

  • Unlimiter.
  • Automatic Low Voltage Protection (ALVP).
  • Multi Step Ignition Curve.
  • Plug and Play.
  • Blue eyes.

CDI BRT Hyperband AC

CDI BRT Hyperband AC

Cdi HYPERBAND AC adalah Sistem pengapian AC dari BRT menganut sistem DC yang kurva pengapian lebih presisi sehingga performa mesin akan meningkat dan hemat bahan bakar, jenis cdi brt sangat cocok untuk pemakaian Harian, korek harian dan racing.

Spesifikasi :

  • CDI Type : DIGITAL AC System.
  • Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor.
  • Output Max : 300 Volt.
  • Operation Temp : -15° to 80°C.
  • Operation Freq : 400 to 20.000 RPM.

Fiture :

  • Unlimiter.
  • Multi Step Ignition Curve.
  • Plug and Play.

CDI VORTEX

CDI VORTEX

VORTEX CDI programmable terkecil dan paling kuat, CDI X10 memungkinkan pengguna untuk memilih 10 mode daya yang berbeda, teknologi X10 ini dapat diprogram sampai 10 Map Resolusi Tinggi, hal ini memberikan pengguna pilihan untuk memilih dari berbagai pengaturan daya dan menyesuaikan pengiriman kekuatan mesin yang sesuai dengan berbagai gaya pengendara, kondisi trek berbeda, tingkat oktan bahan bakar atau konfigurasi mesin.

 CDI BRT Ftech Hyperband

CDI BRT Ftech Hyperband

CDI F-TECH di ciptakan untuk beberapa jenis model terbaru CDI untuk aplikasi mesin modern yang dilengkapi oleh banyak sensor, diperlukan CDI Khusus yang diberi nama FTECH Series,CDI yang dilengkapi kendali banyak sensor lebih tepat dinamakan sebagai ECM (Electronic Control Modul), ECM Bukan sekedar CDI tetapi juga mengendalikan banyak fungsi sensor, jenis motor matic yang dapat dikategorikan menggunakan ECM diantaranya, Honda Vario, Beat, SPACY, Yamaha Xeon dan Suzuki NEX.

Spesifikasi :

  • CDI Type : DIGITAL DC System.
  • Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC.
  • Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor.
  • Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A.
  • Output Max : 300 Volt.
  • Operation Temp : -15° to 80°C.
  • Operation Freq : 400 to 20.000 RPM.

Fiture :

  • Unlimiter
  • Automatic Low Voltage Protection (ALVP).
  • Multi Step Ignition Curve.
  • Plug and Play.
  • Blue eyes.
  • Limiter Option.
  • 13,500 RPM (optional).

Cdi I-Max DTIS Ninja 250

Cdi I-Max DTIS Ninja 250

Jenis cdi brt IMAX DTIS (Digital Transistor Ignition System), dirancang untuk aplikasi mesin 2 cylinder terbaru.

Spesifikasi :

  • TIS Type : DIGITAL DC System (IGBT).
  • Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC.
  • Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor.
  • Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A.
  • Output Max : 300 Volt.
  • Operation Temp : -15° to 80°C.
  • Operation Freq : 400 to 20.000 RPM.

Fiture :

  • 30 steps Point Ignition Curve Changes.
  • 2 Memory.
  • Multi Step Ignition Curve.
  • Dualband adalah CDI generasi terbaru terdiri dari 2 kurva yang dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhannya.
  • Plug and Play ( Bisa Langsung di gunakan)
  • BLUE EYES ( Automatic Voltage Sensor).

Blue Eyes adalah sensor cerdas yang berguna untuk memonitor tegangan Accu yang masuk ke dalam CDI, Blue Eyes akan nyala bila tegangan yang masuk ke dalam CDI tidak normal seperti  accu tekor.

  • Fuzzy Logic Adaptive Curve Algorithm

Fuzzy logic adalah algoritma sistem kendali pintar yang dirancang untuk mengendalikan kurva pengapian, sehingga kurva pengapian menjadi lebih presisi mengikuti perubahan putaran mesin hingga 1 rpm sekali.

  • User Friendly (mudah di gunakan).

CDI REXTOR

CDI REXTOR

CDI REXTOR merupakan pengatur pengapian mesin yang cukup menunjang performa mesin, diantara berbagai merk CDI yang ada, Programmable CDI Rextor merupakan CDI pertama di Indonesia yang bisa diprogram langsung melalui komputer, CDI ini memberikan kebebasan bagi mekanik untuk menentukan derajat pengapian sehingga mendapatkan pengapian yang diinginkan serta kinerja mesin yang lebih optimal.

Dengan mempunyai kemampuan untuk menyimpan sebanyak 14 Map (kurvapengapian) dalam satu CDI dan ditambah lagi dengan fitur penyetingan kurva pengapian tiap posisi gigi (Multi Map), membuat CDI ini lebih powerful untuk motor balap, CDI Rextor merupakan tipe CDI DC dengan menggunakan Motorola Microprocessor berkecepatan 24 MegaHertz pengapian (0,01 %) guna menghasilkanuntuk jaminan akurasi akselerasi yang hebat dan peningkatan tenaga mesin, harga CDI Rextor pun lebih variatif sesuai dengan tipe dan jenis produk tersebut.

Fitur Programmable CDI :

  • Mempunyai kemampuan untuk menyimpan 14 kurva pengapian.
  • Pilihan untuk menggunakan satu kurva pengapian (Single map) atau beberapa kurva pengapian (Multi map).
  • Menyimpan (save) atau mengambil (load) kurva pengapian dari komputer (PC).
  • Grafik kurva pengapian untuk memudahkan penyettingan kurva pengapian.
  • Penyettingan derajat pengapian setiap kenaikan 500 rpm sampai dengan 19,500 rpm.

Oleh karena itu bagi brader yang melakukan kohar lebih baik cukup dengan memasang knalpot racing dan menaikkan kompresi, sementara CDI diganti dengan produk racing tanpa program, brader tinggal memilih sesuai saklar yang tersedia tanpa memasukkan kurva yang cukup rumit, harga pasaran CDI non-programable ini berkisar 500ribu – 1juta, namun, jika ingin memaksa pakai programmable, maka untuk mengutak – atiknya pakai paduan yang disiapkan produsennya, harga CDI racing pun mencapai 3juta atau lebih, pilihan ada ditangan brader.

Demikian ulasan Macam-macam CDI Racing semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Otorider. Terima kasih telah berkunjung di www.otorider.net. Jangan lupa untuk membagikan postingan diatas melalui sosial media dibawah ini seperti facebook, twitter dan google +

macam macam CDI, macam macam CDI motor, jenis jenis cdi brt, macam macam cdi brt, macam macam cdi racing, jenis cdi brt, cdi racing murah berkualitas, merk cdi, macam CDi, macam cdi BRT
Macam-macam CDI Racing Terbaik 2016 | Sabian | 4.5