Memahami Lebih Dalam Dan Detail Sepeda Motor Sistem Injeksi 2017

Memahami Lebih Detail Sepeda Motor Sistem Injeksi

Sepeda Motor Sistem Injeksi – Perkembangan teknologi dibidang otomotif memasuki babak baru di era global ini, gencarnya pabrikan otomotif mengeluarkan inovasi demi performa motor lebih baik membuat banyak terobosan dikeluarkan, terutama pada sistem pengkabutan bahan bakar yang berujung pada munculnya teknologi injeksi.

Kehadiran teknologi injeksi serta komponen sistem injeksi sepeda motor ini memunculkan timbulnya rasa ingin tahu publik yang cukup dalam tentang cara kerja sistem injeksi pada sepeda motor, demi mengobati rasa penasaran sobat Otorider, tim otorider.net telah menyiapkan ulasan mengenai teknologi injeksi dan prinsip kerja sistem injeksi pada sepeda motor berikut ini:

Apa itu sistem injeksi pada sepeda motor? sebelum mendalami Sepeda Motor Sistem Injeksi, alangkah baiknya kita memahami pengertian injeksi itu sendiri, sistem injeksi sepeda motor merupakan salah satu teknologi dalam mesin pembakaran yang berkaitan dengan pencampuran bahan bakar dan udara dengan takaran tertentu sebelum diolah menjadi tenaga motor, penggunaan sistem ini dinilai dapat menghemat bahan bakar sekaligus menaikkan tenaga yang dihasilkan mesin karena takaran campuran bensin dan udara system injector bisa sempurna, umumnya system injeksi ada yang mekanikal, elektronik dan ada yang dipadu antara mekanikal dan elektronik.

Simak juga ulasan: Harga dan Spesifikasi Honda Sonic 150R

Kelebihan Sepeda Motor Sistem Injeksi

  • Penggunaan Bahan Bakar Lebih Irit

Pemanfaatan bahan bakar pada motor bersistem injeksi akan lebih irit dikarenakan takaran ukuran dari system injeksi biasanya sudah sempurna, dengan begitu akan mengurangi pembuangan bahan bakar  yang sia – sia, sistem injeksi akan menyediakan takaran bahan bakar sesuai kebutuhan mesin motor, sedangkan system karburator memasok takaran bahan bakar sama walaupun kebutuhan bahan bakar mesin besar atau sedikit.

teknologi pengkabutan injeksi

  • Perawatan Injeksi Lebih Mudah

Karena umumnya penggunaan system injeksi sudah elektronik, jadi perawatannya tidak perlu sampai bongkar pasang seperti karburator, hanya cukup dengan melakukan penyetelan dengan alat tertentu, disamping itu pemeliharaan mesin sepeda motor jenis injeksi hanya dengan membersihkan debu – debu yang menempel pada komponen.

  • Emisi Lebih Rendah

Pengaturan takaran campuran bahan bakar dengan udara (pengkabutan) dilakukan oleh system komputerisasi sehingga lebih akurat dan menghemat bahan bakar.

Meski memiliki beberapa kelebihan, sepeda motor sistem injeksi juga memiliki kekurangan, antara lain:

  • Lebih Rawan Rusak

Sistem injeksi diatur secara elektronik sehingga semua hal yang diproses harus sempurna, contohnya jika ketersediaan bahan bakar kosong maka akan terisi angin saja dan membuat system mengalami gangguan (biasanya mesin diesel), perbaikan semacam ini bisa memaka budget yang lumayan mahal.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R
  • Tenaga Ahli Yang Masih Sedikit

Karena teknologi injeksi tergolong baru diterapkan, jadi otomatis masih sedikit orang yang bisa memahami dan mengatasi masalah pada sistem injeksi. Oleh karena itu jika terjadi kerusakan pada system injeksi, tidak ada pilihan lain selain membawanya ke bengkel resmi motor.

  • Sensitif Terhadap Listrik

Mesin injeksi menerapkan pengunaan sensor untuk mengecek keadaan mesin, apabila terdapat masalah pada konektor semisal korosi atau kabel putus, maka kerusakan bisa menyebar kemana – mana karena pasokan listrik yang tidak stabil.

  • Sensitif Terhadap Kualitas Bahan Bakar

Nozzle (ujung injector) berukuran mikro sehingga mudah terjadi penyumbatan jika bahan bakar kotor, jika filter motor sobat rusak segere betulkan.

Setelah mempelajari kelebihan dan kelemahan sistem injeksi pada sepeda motor, saatnya mengenal jenis mesin pada Sepeda Motor Sistem Injeksi, cara kerja mesin injeksi motor ini pada dasarnya terbagi menjadi dua bagian, yakni dilihat dari jumlah injektor atau dari segi penempatan injector, seperti apa sih pembagian mesin sistem injeksi pada motor? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini:

Pembagian Berdasarkan Jumlah Injector

  • SPI (Single Point Injection)

SPI (Single Point Injection)

SPI atau throttle Body Injection (TBI) atau disebut juga Central Fuel Injection System hanya menggunakan satu injektor untuk beberapa silinder, injektor terletak sebelum saluran hisap yang berada diatas katup throttle.

  • MPI (Multi Point Fuel Injection)

Multi Point Fuel Injection

MPI atau Port Fuel Injection (PFI) menempatkan injektornya di atas lubang hisap atau intake port, jadi setiap silinder memiliki satu injektor yang menyuplai bahan bakar ke ruang bakar.

 Pembagian Berdasarkan Penempatan Injector

  • GDI (Gasoline Direct Injection)

Gasoline Direct Injection

Letak injector berbeda dengan MPI dan SPI yang melalui intake valve (katup isap), GDI berada di dalam ruang bakar, penggunaan teknologi ini terbilang masih mahal dikarenakan Fuel Injector Nozzle harus tahan terhadap suhu tinggi didalam ruang bakar.

Nah, jadi setelah membaca mengenai SIstem injeksi diatas semoga Sahabat Otorider bisa mengetahui lebih dalam mengenai Sepeda Motor Sistem Injeksi Demikian ulasan dari tim redaksi, semoga informasi diatas bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Otorider, Terima kasih telah berkunjung di www.otorider.net. Jangan lupa untuk membagikan postingan diatas melalui sosial media dibawah ini seperti facebook, twitter dan google +

Artikel Terkait:

  • belajar injection moto (1)
  • blajar injeksi (1)
  • cara gampang belajar tentang injeksi mtr (1)
  • mengenal sepeda motor injeksi (1)
  • pengertian injection pada sepeda motor (1)
  • sistem injeksi (1)
Memahami Lebih Dalam Dan Detail Sepeda Motor Sistem Injeksi 2017 | Sabian | 4.5