Kesalahan Utama dalam Membeli Sepeda Motor dengan Cara Kredit

Kesalahan Utama dalam Membeli Sepeda Motor dengan Cara Kredit – Sekarang ini ada banyak orang mencoba membeli sepeda motor dengan cara kredit. Hal ini dikarenakan banyak orang saat ini tidak mampu membelinya secara cash. Sehingga, mereka lebih memilih membeli sepeda motor tersebut dengan sistem kredit. Sehingga, mereka bisa menggunakan uang yang dibawanya untuk keperluan yang lainnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Knalpot Motor Injeksi yang Ngebul Asapnya!

Namun sayangnya, ternyata ada banyak orang yang tidak tahu bahwa apa yang dilakukannya bisa membawa masalah. Hal ini berlaku juga ketika Anda membeli sepeda motor dengan cara kredit. Saat Anda membelinya secara kredit, sebaiknya Anda perhatikan hal-hal di bawah ini. Karena di bawah ini akan kami bahas seputar sejumlah kesalahan umum yang kerap dilakukan sesesorang ketika membeli motor dengan cara kredit, antara lain:

Kesalahan Utama dalam Membeli Sepeda Motor dengan Cara Kredit

Pertama, kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh seseorang saat membeli sepeda motor dengan sistem kredit adalah, orang tersebut tidak memperhitungkan keuangan mereka sendiri. Padahal, sudah seharusnya bila akan mengajukan sebuah kredit motor, maka seharusnya Anda menghitung lebih dulu besaran uang muka sepeda motor yang akan dibeli tersebut, juga memperhatikan pula tentang angsuran kredit motor tersebut, dan jumlah pembayaran secara keseluruhan nantinya.

Ini harus benar-benar diperhatikan supaya nantinya Anda tidak salah dalam menghitung harga total pembelian sepeda motor tersebut. Bila sampai Anda salah memilih sepeda motor yang akan dibeli tersebut, maka hal ini akan membuat Anda justru menjadi terlilit oleh hutang nantinya. Maka dari itulah, sebaiknya Anda perhatikan harga rumah dengan kemampuan Anda terlebih dahulu. Sehingga, Anda tidak akan terlilit oleh hutang.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Kedua, perlu diketahui pula bahwa perhitungan pengajuan kredit sepeda motor yang ideal itu umumnya adalah angsuran yang dibayarkan seharusnya adalah 30% dari total pendapatan Anda tersebut. Jadi, misalnya besaran angsuran sepeda motor yang harus dibayar tersebut justru melebihi jauh 30% dari total pendapatan Anda, sebaiknya ganti saja pilihan motor yang akan Anda beli dan tunda saja pembelian motor tersebut.

Ketiga, perlu diingat pula jika Anda sampai salah dalam melakukan kesalahan dalam proses pengajuan kredit motor tersebut, hal ini bisa berdampak buruk dan panjang dalam keuangan Anda nantinya. Maka dari itulah, sebaiknya perhatikan baik-baik proses pengajuan kredit motor Anda tersebut. Dan jangan sampai memilih perusahaan leasing sepeda motor. Seperti yang telah diketahui, bahwa semakin ramainya permintaan terhadap kredit rumah, hal ini membuat perusahaan leasing menjadi semakin banyak.

Sejumlah perusahaan dari kredit motor tersebut sama-sama berlomba-lomba untuk memberi penawaran berupa kemudahan dalam proses pembelian sepeda motor secara kredit. Sejumlah kemudahan itu berupa uang muka yang terjangkau, dana pinjaman kredit yang cepat sekali cairnya, masa tenor pinjaman lama, dll. Namun, meskipun begitu, jangan langsung tergoda dengan hal tersebut!

Ke-empat, Anda harus lebihh teliti dalam menentukan perusahaan leasing sepeda motor yang paling tepat untuk Anda nantinya. Bila perlu, cari tahu lebih dalam lagi tentang kredibilitas dari perusahaan leasing sepeda motor tersebut. Pastikan bahwa perusahaan tersebut telah terdaftar ke dalam APPI, yaitu asosiasi perusahaan pembiayaan Indonesia. Di samping itu, sebaiknya carilah banyak pilihan perusahaan leasing yang memiliki reputasi yang baik dan harus punya kantor cabang yang banyak.

Nah, itu tadi adalah sejumlah hal yang harus diperhatikan bila Anda membeli sepeda motor dengan cara kredit. Sehingga, Anda bisa mendapatkan sepeda motor yang tepat seperti yang Anda inginkan.

Kesalahan Utama dalam Membeli Sepeda Motor dengan Cara Kredit | Sinta Rizki Fadila | 4.5