Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up

Stang Piston Standart Untuk Stroke Up – Sobat otorider, jika kita membahas tentang masalah Stroke Up pastinya tidak jauh – jauh dari Stang seher,  bagi brader kalangan pecinta dragster, stroke up merupakan makanan wajib untuk dilakukan, letak seher yang berada didalam mesin motor, fungsi dari stang seher sendiri adalah untuk menerima tekanan hasil pembakaran campuran gas dan meneruskan tekanan guna memutar poros engkol atau crankshaft melalui batang piston atau connecting rod.

Rekomendasi Informasi Tentang Perkembangan Motor Otomotif Disini

Tugas setang piston sangatlah berat, selain mendapatkan tekanan yang berasal dari piston, batang torak juga medapatkan pembebanan regangan pada saat langkah hisap dan tekukan pada saat merubah gerak lurus menjadi gerak putar, untuk fungsi batang piston antara lain:
1. Menghubungkan piston dan poros engkol (kruk-as)
2. Merubah gerak lurus piston mejadi gerak putar pada poros engkol (kruk-as)
3. Memindahkan gaya piston ke poros engkol dan membangkitkan momen putar pada poros engkol (kruk-as).

Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up

Bahan pembuatan piston terbuat dari baja dengan perbaikan mutu, contoh 34 CR MO 4 atau besi tuang, untuk motor balap setang piston biasanya terbuat dari titanium, karena bersifat ringan dan mempunyai kekuatan lebih, jika untuk motor – motor harian, batang piston terbuat dari paduan almunium untuk memperingan bobot setang piston.

Tentunya bagi dragster jika hanya mengandalkan Stroke standar motor pastinya masih kurang greget dengan kecepatan motornya, sehingga otomatis pemilihan stang seher yang bagus wajib dilakukan, akan tetapi dalam pengaplikasian stroke up terutama pada stang seher sering menimbulkan masalah tanpa perhitungan matang, hal yang sering terjadi ketika stang seher patah biasanya sekitar 50% atau lebih komponen mesin lainnya harus diganti juga, sebelum membahas mengenai Tips Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up akan lebih baik jika brader mengetahuai penyebab putusnya stang seher.

Berdasarkan banyak pengalaman dari stroke up sebelumnya, rata – rata penyebab stang seher putus dan juga penyebab stang piston bengkok bisa karena:

  • Pengaplikasian piston terlalu besar yang tidak diimbangi ketahanan stang seher.
  • Power mesin terlalu besar yang tidak diimbangi kekuatan komponen lainnya
  • Mapping pengapian yang terlalu Advance

Untuk itu tindakan pencegahan bisa brader lakukan dengan memilih stang seher berkualitas sesuai patokan,

Tips Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up

Karena pada dasarnya kebanyakan brader bukan berasal dari orang pabrikan otomotif, jadi kita kurang pengetahuan mengenai jenis material dan metode pembuatan pada stang seher, namun buat brader janganlah risau karena crew otorider.net punya cara jitu untuk Stang Piston Standart Untuk Stroke Up .

  • Pertama brader harus menganalisa spesifikasi motor masing – masing.
  • Kedua, cari tahu batas kekuatan stang seher dari motor brader.
  • Setelah tahu, jadikan power standar stang seher motor sebagai patokan sebagai bahan stroke up, sebagai contoh kekuatan stang seher RX King memiliki power motor standar kurang lebih 18 HP, jadi patokannya masih bisa dimaksimalkan pada batas aman dengan menambah 5-8 HP lagi dari kekuatan standar (kekuatan standar 18 HP + 8 HP = 26 HP), berhati – hatilah dalam memaksimalkan karena jika lebih dari 8HP (dari standar) akan beresiko merusak hasil dari stroke up motor.

Dari hal diatas brader bisa menyimpulkan sendiri jika ingin mengaplikasikan stang seher  pada motor bebek atau matik 4tak bertenaga dibawah 10HP, sangatlah dianjurkan untuk mengganti stang seher dengan yang memiliki basic power mesin yang lebih besar dari standarnya, terlebih saat melakukan stroke up pada mesin atau bore up advance seher yang dubutuhkan harus berkekuatan tinggi, jadi ketika nantinya motor brader baik yang tipe bebek atau matic telah diupgarde akan memiliki batas aman kekuatan HP yang cukup tinggi.

Hasilnya saat pengaplikasian harus menggunakan paking tebal sebagai langkah penyesuaian untuk upgrade motor, berbeda jika upgrade hanya difokuskan untuk mencari stang seher yang berukuran panjang tanpa peduli dengan kekuatan seher, pastinya resiko yang ditimbulkan akan fatal, jadi pertimbangkan baik – baik sebelum memilih seher,

Sebagai patokan crew otorider.net akan membagi informasi mengenai data spesifikasi power mesin standar yang sering dijadikan patokan dragster.

Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up

Power Stang Seher Standar:

  • Motor RX King berkekuatan 17,7 Hp
  • Motor RX Special berkekuatan 15.2 Hp
  • Motor RXZ berkekuatan 19,7 Hp
  • Motor Ninja R berkekuatan 29,5Hp
  • Motor Ninja RR berkekuatan 29,5Hp
  • Motor Suzuki TS 125 berkekuatan 13 Hp
  • Motor Yamaha F1ZR 10,5 Hp

Simak juga Ulasan: Cara Memperbaiki Aki Basah Motor Yang Lemah

Ukuran Stang Piston

Untuk mempermudah brader dalam memodifikasi mesin terutama untuk memodifikasi stroke up, otorider.net telah menyediakan beberapa data spesifikasi dari beberapa jenis stang seher dari berbagai merek motor, walau belum ter up date semua,namun sekiranya bisa membantu dalam memilih sang piston, berikut rincianya:

Diameter Stang Piston

KETERANGAN

P = Panjang stang Seher/Piston
SP = Ukuran pen Seher/Piston
BP = Ukuran pen bawah / Big end

MOTOR HONDA

  • Honda Beat
    P:93
    SP:13
    BP:25
  • Honda Vario CBS
    P:93
    Sp:13
    Bp:26
  • Honda C-70
    P: 91.5
    SP: 13
    BP: 23
  • Honda C-90
    P : 91
    SP : 15
    BP : 23
  • Honda Astrea Star, Prima, Grand, Impresa
    P: 94
    SP: 13
    BP: 25
  • Honda CS1
    P: 91
    SP: 13
    BP: 28
  • Honda Legenda
    P: 97
    SP: 13
    BP: 25
  • Honda Karisma
    P: 100
    SP: 13
    BP: 25
  • Honda CB 125
    P: 91
    SP: 13
    BP: 23
  • Honda CB 100
    P: 103
    SP: 14
    BP: 26
  • Honda CB-100S
    P: 103.5
    SP: 15
    BP: 30
  • Honda GL 125
    P: 103.5
    SP: 15
    BP: 30
  • Honda Tiger
    P: 105.5
    SP: 15
    BP: 30

MOTOR YAMAHA

  • Yamaha Crypton, Vega, Jupiter Z, Jupiter 110
    P: 92
    SP: 13
    BP: 26
  • Yamaha Force 1
    P: 96
    SP: 18
    BP: 20
  • Yamaha Vega ZR
    P: 93.5
    SP: 13
    BP: 28
  • Yamaha Mio, Nouvo
    P: 93.5
    SP: 15
    BP: 28
  • Yamaha MX / Vixion
    P: 97
    SP: 14
    BP: 28
  • Yamaha Scorpio
    P: 100.5
    SP: 16
    BP: 30
  • Yamaha Byson
    P: 98
    SP: 15
    BP: 28
  • Yamaha RX King
    P: 100
    SP: 20/ 16
    BP: 22
  • Yamaha RXZ
    P: 105
    SP: 20 /16
    BP: 22
  • Yamaha 125 Z
    P : 110
    SP: 20/16
    BP: 22

MOTOR SUZUKI

  • Suzuki Spin
    P:97
    Sp:14
    Bp:28
  • Suzuki Shogun
    P: 94
    SP: 14
    BP: 28
  • Suzuki FD125XS/Shogun
    P: 102.7
    SP:14
    BP: 28
  • Suzuki Raider, Satria FU 150, Suzuki FXR 150
    P: 102.5
    SP: 16
    BP: 30

KAWASAKI

  • Kawasaki Kaze
    P: 100
    SP: 13
    BP: 26
  • Kawasaki ZX 130
    P: 100, 2
    SP: 13
    BP: 22
  • Kawasaki Ninja R
    P: 105
    SP: 15
    BP: 25
  • Kawasaki KR 150
    P: 104
    SP: 19
    BP: 22

Agar terhindar dari kesalahan dalam melakukan stroke up motor, brader sangat dianjurkan untuk bertanya atau konsultasi dengan ahlinya, cara ini akan lebih aman untuk brader selain bisa belajar sekalian sharing ilmu, tingkat kegagalannya pun bisa diminimalisir.

Demikian ulasan mengenai tips – Tips Memilih Stang Seher Standar Untuk Stroke Upsemoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Otorider. Terima kasih telah berkunjung di www.otorider.net. Jangan lupa untuk membagikan postingan diatas melalui sosial media dibawah ini seperti facebook, twitter dan google +

ukuran stang seher semua jenis motor, ukuran stang seher, panjang stang seher, stang seher racing, ukuran stang seher motor, ukuran piston motor, ukuran kruk as motor standar, ukuran stang seher honda, stang piston, panjang stang piston
Memilih Stang Piston Standart Untuk Stroke Up | Sabian | 4.5