Begini Akibatnya Bila Motor Injeksi Dijadikan Seperti Ini, Bikin Bokek!

Begini Akibatnya Bila Motor Injeksi Dijadikan Seperti Ini, Bikin Bokek – Motor Injeksi adalah jenis motor yang juga pemakaiannya mendominasi lalu lintas Indonesia, yang banyak diminati masyarakat sebagai pilihan transportasi masyarakat untuk mengantarkan seseorang beraktivitas. Berbagai brand motor injeksi juga bahkan sudah banyak ditampilkan, dan menawarkan keunggulannya masing – masing.

Baca Juga: Keseringan Begini, Kampas Rem Motor Ini Menggila, Lihat Yang Terjadi!

Namun pernahkan anda merasakan baru saja mengisi bahan bakar sampai full tetapi harus mengisinya kembali, padahal anda telah menggunakan motor jenis injeksi dengan penggunaan yang sangat baik. Lantas apakah permasalahannya ? Apa yang terjadi pada motor anda ? Mengapa masalah tersebut bisa mempengaruhi penggunaan bahan bakar.

motor injeksi

Daftar Masalah Dari Motor Injeksi Yang Dapat Berpengaruh Pada Banyaknya Penggunaan Bahan Bakar

Ada beberapa hal yang menjadi faktor banyaknya penggunaan bahan bakar pada motor jenis injeksi yang anda pakai. Dan mungkin diantaranya adalah dikarenakan salah satu diantara 4 faktor ini, silahkan disimak secara lebih lanjut dan lebih lengkap disini.

Banyaknya penggunaan bahan bakar yang terjadi pada motor injeksi, dapat dipengaruhi oleh ke -4 faktor seperti berikut ini.

Besarnya Volume silinder / kapasitas pada mesin

Besaran kapasitas pada kendaraan yang ditentukan dengan sebutan CC ini adalah faktor yang mempengaruhi tenaga dari mesin, yang dimana dapat dijelaskan seperti ini apabila power yang dikeluarkan dalam hasil yang besar, maka dibutuhkan sumber yang juga tentunya sama besar.

Jadi dapat diambil kesempulan seperti ini, dimana semakin besar CC yay dimiliki sebuah motor maka akan semakin banyak bahan bakar yang diperlukan yang artinya CC besar akan lebih boros dalam penggunaan bahan bakarnya.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Bisa diambil contoh seperti ini, apabila anda memiliki motor dengan kapasitas sebesar 100 CC sampai dengan 150 CC, maka penggunaan bensin yang dilengkapi dengan kapasitas motor bergaya CC tersebut kurang lebih sebesar 43 KM/Liter sampai dengan 55 KM/Liter masih tergolong pemakaian yang cukup irit bukan ? Tetapi apabila anda memiliki motor dengan besaran kapasitas lebih dari 250 CC yang powernya besar, sudah tentu pemakaian bahan bakar akan lebih besar.

Sensor O2 mengalami kerusakan

Mengatur kandungan oksigen pada bagian gas pembuangan dari mesin motor adalah fungsi atau tugas dari sensor ini, yang juga disebut sebagai feedback dari proses pembakaran yang terjadi pada mesin motor. Yang dimana berdasarkan fungsinya tersebut berarti sensor O2 memperkokoh peran yang dapat berpengaruh dalam campuran dari bahan bakar pada ruang pembakaran mesin tersebut.

Dimana sensor ini memberikan sinyal akankah ada kelebihan kadar oksigen pada ruang pembakaran atau tidak. Yang jika adanya tanda kerusakan terdeteksi oleh sensor ini, tidak akan ada feedback yang diberikan pada hasil dari proses pembakaran.

Solusi membenarkan kerusakan ini adalah dengan melakukan scanning, ketika telah diketahui permasalahan secara pasti berarti anda perlu menggantinya. Sebab sensor seperti ini bukan termasuk sensor yang dapat diperbaiki.

Selang bensin yang rusak karena adanya kebocoran

Bisa bocor karena tidak terpasang dengan betul, sobek ataupun patah. Pada umumnya kebocoran yang terjadi adalah terlihatnya rembesan, yang perlu diperhatikan secara lebih detail. Sebab jika anda tidak menyadari adanya rembesan tersebut, maka semakin lama dibiarkan akan membuat kebocoran yang terjadi semakin besar dan akan menjadi  lubang yang membuat bahan bakar keluar.

Bahkan bukan hanya mengakibatkan kerusakan yang membuat mesin tidak bekerja dengan semestinya, tetapi juga bisa mengakibatkan ancaman keselamatan dalam berkendara.

Tipisnya kampas kopling pada motor

Bertugas melakukan tranfer power yang dilakukan pada putaran mesin kedalam putaran gearbox. Dan kerusakan atau gangguan pada peralatan motor ini juga akan dapat berpengaruh pada banyak pemakaian bahan bakar.

Yang perlu diperhatikan dan menjadi solusi dari kondisi kerusakan pada bagian ini adalah, menggantinya sebab biasanya kinerja pada mesin ini perlu diganti setelah 10 tahun digunakan atau bahkan bisa kurang dari itu dikarenakan keawetan mesin ini juga dipengaruhi pada pemakaian.

Setelah anda mengetahui ke – 4 faktor diatas, apakah anda sudah bisa mengetahui permasalahan apakah yang terjadi pada motor injeksi anda tersebut.

Begini Akibatnya Bila Motor Injeksi Dijadikan Seperti Ini, Bikin Bokek! | Sinta Rizki Fadila | 4.5