Motor Injeksi ini Ngompol, Tengok Penyebabnya!

Motor Injeksi ini Ngompol, Tengok Penyebabnya – Motor injeksi sebagai salah satu motor yang terkenal dengan teknologi eFi yang super canggih, seharusnya hal ini membuatnya menjadi lebih hemat bahan bakar dan tidak boros. Karena, dengan teknologinya inilah membuatnya dapat mensuplai bahan bakar lebih baik dan seimbang untuk kebutuhan mesin motor. Karena memang pada awalnya, mesin injeksi ini dibuat supaya pemakaian bahan bakar lebih hemat dan efisien.

Baca Juga: Ini Jadinya Bila Kemunculan Motor Listrik Yamaha Waktunya Belum Pas

Yang mana hal ini berarti bahwa dengan mesin yang sudah injeksi inilah akan membuat outputnya semakin maksimal saat memakai bahan bakar minyak yang sekecil mungkin. Bahkan, pemakaian electronic control unit juga dipakai supaya perhitungan atas bensin dan campuran udara dalam ruang bakar menjadi lebih baik di semua kondisi jalanan. Meskipun sayangnya, fakta membuktikan bahwa ternyata masih ada juga motor dengan mesin injeksi yang sering ngompol atau boros.

Penyebab Motor Injeksi Boros Bahan Bakar

Motor Injeksi

Masalah ini kerap dialami oleh beberapa pengguna motor dari motor injeksi. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Karena memang mesin ini beda sekali dengan mesin motor yang masih menggunakan teknologi konvensional. Dalam sistem injeksi, karburatornya telah menjadi throtle body yang berguna untuk mengontrol saluran volume udaranya saja. Untuk lebih jelasnya akan kami sampaikan beberapa penyebab dari kenapa motor ini bisa boros bahan bakar, antara lain:

Bearing Roda Kering



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Bearing roda ini disebut juga dengan leher. Fungsi dari bagian ini adalah untuk bantalan poros roda dari ujung lengan shocknya. Jadi, bila dilihat dari mekanis komponennya, bagian ini berguna untuk memperkecil terjadinya gesekan dari poros roda motor. Sehingga, hal ini akan membuat putaran rodanya menjadi lebih ringan, dan motor semakin enak dan ringan di jalanan. Namun meskipun begitu, ada saatnya juga bahwa bearing roda bisa bermasalah.

Hal ini sering terjadi karena bearing tersebut mengalami kekeringan atau dikarenakan oleh setelah as roda yang begitu kuat dan seret. Sehingga, hal ini bisa menyebabkan beban motor menjadi lebih bertambah. Otomatis dengan begitu, bisa dipastikan bila makin rodanya seret, hal ini akan membuat beban yang dibawa mesin motor menjadi semakin lebih berat juga. Otomatis dengan begitu, mesin motor membutuhkan tenaga yang lebih besar lagi untuk menjalankan mesin motor.

Maka dari itulah, solusinya adalah lakukan pemeriksaan terhadap kondisi dari as roda dengan baik. Caranya, cukup kendorkan saja posisi leher roda supaya pergerakan rodanya semakin lebih mulus. Disamping itu, cobalah untuk tambahkan grease atau gemuknya supaya pelumasan bearing semakin bertambah. Sehingga, motor bisa melaju lebih ringan.

Daya Cengkeram Rem Macet

Karena masalah ini, hal ini bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dari biasanya. Karena seretnya roda saat dijalankan akibat rem yang macet ini akan membuat motor semakin boros bahan bakar. Umumnya, masalah ini terjadi pada motor yang masih menggunakan rem tromol yang diatur terlalu pakem. Dengan begitu, saat rem akan ditekan, putaran rodanya saja sudah berat dari awal.

Ban yang Kempes Masih Dipakai

Salah ketika memilih ban motor dan tidak memperhatikan kondisi angin juga bisa membuat motor injeksi menjadi lebih boros. Karena ketika Anda menggunakan ban kempes, hal ini membuat mesin butuh tenaga ekstra untuk memutarkan roda agar motor tetap bisa berjalan dengan sempurna dan baik.

Motor Injeksi ini Ngompol, Tengok Penyebabnya! | Sinta Rizki Fadila | 4.5