Motor Nmax Vs PCX, Mana yang Terbaik?

Motor skuter matic yang bongsor saat ini sedang menjamur di Indonesia. Ada berbagai macam fitur dan teknologi yang dibekalkan ke dalam motor yang satu ini. Sehingga, hal ini mampu memberikan pengalalaman dalam berkendara yang lebih baik dan lebih menarik lagi. Melihat hal ini, Honda saat ini mempunyai motor PCX. Sedangkan Yamaha mempunyai motor Nmax. Dimana kedua motor matic bongsor ini sama-sama mempunyai kelebihannya tersendiri.

Baca Juga : Review Motor Yamaha Byson FI Terbaru 2018

Jadi, seperti apakah kelebihan dan tenaga dari motor bongsor yang satu ini? Terlihat sekali bahwa kedua motor ini sama-sama diproduksi demi kenyamanan. Bukan sebagai motor balap. Karena untuk motor balap sendiri sudah ada versinya tersendiri. Melihat keduanya, maka lebih bagusan yang mana di antara kedua motor yang telah disebutkan di atas? Sepintar memang motor Honda yang satu ini terlihat berada pada posisi belakang.

Spesifikasi Motor Honda PCX

Motor yang satu ini dilengkapi dengan kapasitas mesin 4 langkah, dengan teknologi SOHC. Tak hanya itu saja, motor ini juga dilengkapi dengan teknologi PGM-Fi yang membuatnya semakin lebih irit lagi. Kemudian, berbicara tentang stabilitas suhunya juga sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan sistem pendingin cair yang membuat suhunya selalu stabil. Jadi, sistem untuk menyuplai bahan bakarnya sudah menggunakan teknologi PGM-Fi dengan teknologi eSP.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Sedangkan untuk diameter x langkahnya berukuran sebesar 57,3 mm x 57,0 mm. Jenis transmisinya berbentuk v-matic dan juga otomatis. Sedangkan untuk rasio kompresinya berukuran sebesar 10,6 : 1. Dari sinilah, maka motor ini mampu menghasilkan daya maksimal sampai dengan 10,8 kW dalam putaran sebesar 8.500 rpm. Sedangkan, untuk torsi maksimumnya bisa mencapai 13,2 Nm dalam putaran sebanyak 6.500 rpm.

Selanjutnya, di bagian koplingnya disini menggunakan sentrifugal, otomatis, dan juga berjenis kering. Sementara untuk sistem pendingin mesinnya menggunakan teknologi pendingin cair. Dengan ukuran dimensinya sendiri sebesar 1.923 mm x 745 mm x 1.107 mm. Kemudian, untuk tingi joknya adalah setinggi 764 mm. Kemudian, untuk jarak sumbu rodanya mencapai 1.313 mm, dengan jarak paling rendah ke tanah mencapai 137 mm. Dalam hal ini, motor PCX ini memiliki ukuran berat sebesar 131 kg untuk versi CBS. Sedangkan, untuk teknologi ABS memiliki berat sebesar 132 kg.

Spesifikasi Motor Yamaha NMax

Jenis mesin motor Nmax yang satu ini menggunakan teknologi SOHC, dengan sistem pendingin cair, dan sebesar 4 percepatan. Untuk jumlah silindernya sebanyak 1. Kapasitas mesin motor ini berukuran sebesar 155 CC. Sedangkan, untuk ukuran diameter x langkahnya berukuran sebesar 58,0 mm x 58.7 mm. Kemudian, untuk perbandingan kompresinya sendiri mencapai 10,5 : 1. Daya maksimal motor ini bisa mencapai 11.1 kW dalam putaran sebanyak 8.000 rpm.

Sedangkan, untuk torsi maksimalnya sebesar 14.4 Nm dalam putaran sebanyak 6.000 rpm. Sistem starter yang digunakan disini berupa elektrik starter, dengan sistem pelumasan berbentuk basah. Kemudian, untuk kapasitas oli mesinnya berukuran sebesar 1 L, dengan berkala sebesar 0,90 L. Menariknya lagi adalah, motor ini sudah dilengkapi dengan sistem bahan bakar dengan teknologi Fuel injection yang membuatnya lebih hemat bahan bakar.

Untuk jenis koplingnya berupa centrifugal automatic dan kering. Kemudian, untuk jenis transmisinya berbentuk v belt automatic, dengan ukuran dimensi sebesar 1.955 mm x 740 mm x 1.115 mm. Sedangkan jarak sumbu rodanya mencapai 1.350 mm. Kemudian, untuk beratnya sendiri sebesar 127 kg, dengan ukuran tangki bensin sebesar 6,6 L.

Motor Nmax Vs PCX, Mana yang Terbaik? | Sinta Rizki Fadila | 4.5