Perhatikan Ini saat Mudik agar terhindar dari Mesin Overheat

Perhatikan Ini saat Mudik agar terhindar dari Mesin Overheat- Musim mudik lebaran seperti saat ini selalu saja diramaikan dengan kendaraan pribadi di jalanan selama beberapa hari ke depan. Menariknya lagi adalah, ada hingga jutaan orang yang telah mudik menuju ke kampung halamannya yang sering menyebabkan terjadinya kemacetan di jalanan sana-sini. Tentu saja karena alasan inilah membuat kondisi mesin overheat menjadi biasa sekali.

Baca Juga :Efek Samping Pemakaian Bahan Bakar yang Berganti-ganti

Karena mesin kendaraan harus bekerja lebih keras lagi yang membuat mesin mobil menjadi sering overheat. Maka dari itulah, untuk menghindari hal seperti itu, sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal di bawah ini sebelum Anda melakukan perjalanan mudik agar terhindar dari mesin overheat saat mengalami kemacetan di jalanan, antara lain:

Pertama, ketika kondisi kendaraan sudah mengalami suhu temperator yang tinggi suhu mesinnya, hal ini bisa menimbulkan beberapa masalah yang serius. Salah satunya adalah masalah engine overheat. Dalam kondisi yang seperti ini, maka hal ini bisa membuat suhu mesin mobil dan motor menjadi sangat panas. Hal ini dikarenakan suhu pembakaran yang tidak didinginkan dengan baik menimbulkan kerusakan pada komponen mesin kendaraan.

Bila dibiarkan begitu saja dan Anda menganggapnya sebagai hal yang sepele, hal ini bisa berakibat fatal. Yaitu, mesin mobil menjadi mati karena tidak bergunsinya sebanyak sebagian komponen mesin mobil. Misalnya saja dikarenakan kondisi piston yang telah terkunci ataupun kondisi klep yang bengkok dikarenakan terjadinya pemuaian.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Tentu Anda tidak ingin mengalami kejadian yang seperti ini, bukan? Karena ini bisa mengganggu perjalanan Anda untuk mudik di kampung halaman Anda.  motor fan yang sedang mati ini maka nantinya untuk membuat radiator suhunya segera dingin, dibutuhkan sebuah sirkulasi udara yang didapatkan dari motor fan.

Bila ternyata motor fannya telah mati, maka nantinya tidak akan ada aliran udara yang digunakan untuk mendinginkan coolant yang terdapat di dalam radiator. Dengan begitu, hal ini bisa menyebabkan terjadinya mesin overheat karena coolant tidak bisa bekerja dengna maksimal untuk mendinginkan suhu mesin motor. Sehingga, temperatura tau suhu yang terdapat di dalam ruang bakar mesin menjadi tetap panas dan bisa menyebabkan mesin motor atau mobil menjadi overheat.

Kedua,biasanya dikarenakan oleh radiator cap yang rusak ini bisa menyebabkan masalah yang serius. Dimana radiator cap yang rusak ini bisa saja terjadi dikarenakan oleh usia pakai yang sudah terlalu lama. Ini bisa terjadi karena salah satu bahan cap atau tutup radiator tersebut berasal dari karet yang kemudian menjadi getas karena panas dari coolant. Dengan begitu, hal ini membuatnya tidak dapat mengontrol tekanan yang ada di dalam radiator dengan baik. Untuk konteks lain, maka cap atau tutup radiator ini harus disamakan dengan spesifikasi kendaraan masing-masing.

Bila ternyata tidak sesuai, maka hal ini akan membuat valve yang ada di dalam tutup radiator ini tidak bisa terbuka saat tekanan radiator dalam kondisi suhu yang tinggi, karena suhu mesin yang terlalu panas.Atas dasar inilah kemudian bisa menyebabkan terjadinya mesin overheat dikarenakan sirkulasi coolant tidak bekerja dengan baik.

Ketiga, radiator bocor juga sering terjadi saat sedang mudik lebaran dalam menghadapi kemacetan di jalanan. Ini bisa terjadi karena korosi di bagian kiri radiator. Karena radiator telah diisi dengan air selain dari air radiator.

 

Perhatikan Ini saat Mudik agar terhindar dari Mesin Overheat | Sinta Rizki Fadila | 4.5