Jangan Ganti Pengereman Motor Biasa dengan Teknologi ABS

Jangan Ganti Pengereman Motor Biasa dengan Teknologi ABS – Memang benar bila motor dengan teknologi ABS itu dianggap jauh lebih aman daripada menggunakan sistem pengereman biasa. Tak heran bila motor yang memakai sistem ini selalu dijual dengan harga yang lebih mahal dari yang biasa. Bahkan, hampir secara keseluruhan setiap motor baru itu diberikan pilihan sistem ABS ini dibagian sistem pengeremannya.

Baca juga: Modifikasi Royal Enfield Himalayan ala Rally Dakar Gagah Banget!

Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, bolehkan mengganti pengereman biasa dengan pengereman ABS itu?

teknologi ABS

Seperti yang telah diketahui, bahwa sistem ABS itu membutuhkan program khusus dan telah terintegrasi dengan ECU atau sebuah otak motor. Sehingga, tidak dimungkinkan bila dibagian ini dipasang secara terpisah. Teknologi ini terdiri atas 2 komponen utama. Terdapat modul ABS dan juga sensor ABS yang berguna untuk membaca putaran pada roda motor.

Disamping itu, telah menjadi kesatuan pada fungsi lainnya dalam ECU motor ini. Maka dari itulah, pemasangan komponennya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Pihak dari Bosch sendiri telah mengatakan bahwa perangkat untuk pengereman dengan teknologi ABS ini tidak dijual secara langsung pada pengguna kendaraan dikarenakan alasan tersebut.

Dibutuhkan banyak penyesuaian terhadap sistem elektronik motor yang menjadikan sistem ABS ini dapat bekerja dengan baik. Bila Anda ingin memakai motor dengan berteknologi ABS, sebaiknya beli saja motor yang memang telah dilengkapi dengan sistem ABS dari awal. Karena, dengan memasang sistem ABS sendiri itu justru akan menjadi sebuah pemborosan.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Hal ini dibutuhkan uang yang banyak untuk mengganti teknologi biasa dengan ABS. Maklum karena harga perangkat untuk sistem ABS ini terbilang cukup mahal sekarang ini. Bagaimanakah cara merawat pengereman berteknologi ABS pada motor itu?

Sebagian besar motor terbaru sekarang ini telah dilengkapi pula dengan teknologi anti lock breaking system. Disamping berguna untuk mencegah penguncian terhadap pengereman ketika dipakai, perangkat yang satu ini juga bisa membuat jarak pengeremannya semakin lebih presisi. Jadi, apa saa yang harus diperhatikan untuk menjaga sistem ABS ini bisa tetap bekerja dengan baik?

Menjawab hal tersebut, two wheeler dan juga power sport Bosch Indonesia, bernama Reynold Rumambi, telah menjelaskan bahwa tidak memiliki perawatan khusus yang wajib dilakukan bagi pengguna motor. Cara untuk merawatnya adalah cukup dengan melakukan service saja secara rutin dari pabrikannya. Jadi, sebenarnya tidak dibutuhkan sebuah perlakuan khusus. Setidaknya, sebaiknya jagalah kondisi piringan cakram supaya tetap bersih.

Berdasarkan Reynold, sistem ABS ini adalah sebuah komponen yang berusia lama. Agar fungsinya semakin lebih maksimal, maka pemilik motor harus mempertahankan sektor rodanya dalam kondisi yang standar. Yang pasti, sebaiknya jangan memodifikasi bagian sektor rodanya. Jadi, jangan mengubah dibagian diameter pelek, roda, dan juga disc brakenya.

Teknologi ABS Tidak Membantu Pengereman Blong

Permasalahan rem yang blong dibagian pengereman belakang itu kerap menjadi perbincangan semua orang. Kejadiannya melibatkan sebanyak 13 kendaraan yang berhasil menyita perhatian setiap sistem pengereman motor. Sebenarnya sistem pengereman ABS ini tidak mempengaruhi dari segi rem yang bermasalah.

Rem tetap bekerja sebagaimana mestinya tanpa memakai sistem ABS ini. Bila menyala terus ketika kondisi mesin sedang berjalan, maka itu artinya ada masalah dengan sistem ABS ini. Namun, rem tersebut masih saja berfungsi. Permasalahan pada pengereman tersebut ini dapat terjadi karena sil master rem dan sistem hidrolik yang tidak bekerja dengan cukup baik.

Jangan Ganti Pengereman Motor Biasa dengan Teknologi ABS | Sinta Rizki Fadila | 4.5