Tips Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Motor Satu Tahunan

Tata Cara Menghitung Biaya Denda Telat Bayar Pajak STNK Motor 1 Tahunan

Tips dan tata cara menghitung denda dari telat bayar pakak STNK bermotor setahun

Bicara mengenai pajak, pajak merupakan salah satu dari kewajiban kita sebagai warga negara untuk membayar kepada pemerintah dikarenakan kita memiliki kesadaran dan pajak diwajibkan bagi individu yang menggunakan segala fasilitas pemerintah, sebagai contohnya kendaran sepeda motor yanmg menggunakan fasilitas pemerintah yaitu jalan raya. Jika saja kita taat dalam membayar pajar kendaraan pastinya pemerintah akan membangun sarana atau prasarana dengan tujuan meningkatkan negara kita sendiri.

Pada artikel kali ini saya akan mencoba membahas mengenai tata cara dalam menghitung biaya denda kena pajak atau telat bayar STNK dalam waktu satu tahun. Seperti yang saya dan banyak orang ketahui bahwa bahwa kendaraan bermotor merupakan sara transportasi yang paling banyak digunakan oleh banyak orang dikarenakan harga yang terjangkau oleh banyak kalangan dan kendaraan bermotor banyak sekali digunakan sebagai kebutuhan dalam aktifitas sehari – hari misalkan pergi ke kantor, Sekolah, Kampus dan lain sebagainya.

Pada umumnya sebagian besar masyarakat yang mengalami telat dalam membayar pajak dikarenakan faktor dari kesibukan sehari – hari, namun bingung dalam menhitung denda atau biaya telat pajak yang akan dibayarkan kepada pihak penerima pembayaran pajak atau Samsat, padahal pajak yang terhitung jika telat satu atau dua hari bahkan seminggu seperti telat membayar pajak STNK sebulan.

Untuk pembayaran denda pajak bermotor perhari dalam hitungan sebuah rumus mengenai denda keterlambatan maka akan dihitung /bulan. Misalkan jika saja anda telat dapam membayar pajak selama sebulan lebih sehari maka denda dihitung menjadi dua bulan.

Sebelum saya membahas mengenai tata cara menghitung sebuah pajak bermotor maka dibawah ini akan saya jelaskan dahulu mengenai beberapa istilah yang tercantum di dalam STNK serta perhitungan bayar pajaknya.

BBN KB atau yanbg biasanya di sebut Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor besar biayanyanya mencapai 10% dari harga pembelian kendaraan bermotor (off the road) atau harga sebuah faktur untuk jenis kendaraan bermotor baik dalam keadaan baru maupun bekas sebesar 2/3 pajak kendaraan motor (PKB)

PKB besarnya mencapai 1,5% dari harga jual sebuah kendaraan dan bersifat turun di tiap tahunnya dikarenakan faktor penurunan nilai jualnya.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

SWDKLLJ atau sebutan lain dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan sumbangan ini akan ditangani dan dikelolah oleh pihak Jasa Raharja

ADM atau Administrasi untuk sebuah kendaraan baru yang tidak akan dikenakan dan apabila ganti pelat nomor dalam waktu 5 tahun sekali atau proses balik nama maka akan dikenai biaya ADM

Denda pajak dari kendaraan bermotor yang apabila sudah jatuh tempo dari masa berlakunya STNK namun belum melakukan proses perpanjangan maka akan dibebani denda PKB dan AWDKLLJ

Lantas bagaimana jika saja kita lupa akan membayar pajak bermotor dalam waktu setahun.? Jawabannya denda beban biaya pajak yang harus dibayarkan terhitung 12 bulan dan dihitung 12 kali. Begitu pula cara menghitung telat bayar pajak bermotor selama 3 atau 4 tahun. Apa sekarang anda sudah paham..? Mudah kan.? Atau mungkin anda masih belum memahami maksud dari apa yang saya jelaskan di atas maka saya akan coba membahasnya di bawah nanti. Jika anda mendengar dari kerabat atau kawan mengenai biaya denda telat sehari sama dengan setahun maka itu salah besar yang sebenarnya telat sehari sama dengan sebulan.

Beberapa contoh akan saya berikan apabila anda masih merasa bingung dalam memperhitungkannya maka perhatikan sebagai berikut:

Misalkan kita akan menhitung dari denda kena pajak motor dengan merek Yamaha Mio GT, untuk informasi yang tertera pada Surat tanda kendaraan bermotor atau STNK dan PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor senilai 202.500 ditambah SWDKLLJ senilai 35.000 maka anda harus membayar pajak dengan nilai 237500. Dan nilai tersebut dikenakan kepada anda yang tidak mengalami telat dalam membayar pajak namun jika anda telat dalam membayar pajaknya maka anda akan dibebani denda PKB yang ditambah SWDKLLJ

Rumus dalam menghitung telat bayar pajak dari kendaraan bermotor dalam jangka waktu setahun

Denda PKB /tahun senilai 25%

Anda terlambat dalam waktu 1 bulan maka PKB x 25% x 1/12.

Namun jika anda terlambat 3 bulan maka PKB x 25% x 3/12.

Dan terlambat dalam setahun maka PKB x 25% x 12/12.

Denda dari PKB = Biaya PKB x 25% x 12/12

Menjadi 202.500 x 25 % x 12/12 (nilai jumlah telat bayar )

Sehingga totalnya Rp 50.625

Dari denda SWDKLLJ Rp. 32.000, sedangkan untuk kendaraan roda 4 SWDKLLJ senilai Rp.100.000

Nilai denda keseluruhan = Demda PKB ditambah dengan denda SWDKLLJ

Yaitu = 50.625 ditambah 32.000

Totalnya Rp. 82.625

Dan biaya dari nilai pajak yang seharunya anda bayar adalah biaya dari PKB ditambah SWDKLLJ dan ditambah nilai denda keseluruhan (202.500 + 35.000 + 82.625)

Maka totalnya senilai Rp.320.125

Maka cara menghitung sebuah denda dari kendaraan bermotor selama setahun yang harus anda bayarkan senilai Rp. 320.125

Artikel yang saya tuliskan ini berasal dari berbagai nara sumber yang maaf jika ada kesalahan dalam penulisan rumusnya dan mohon komentar atau koreksinya dalam jika ada kesalahan

Sekian dari artikel tentang tata cara menhitung denda biaya pajak dari keterlambatan pembayaran kendaraan bermotor.

Artikel Terkait:

  • telat bayar pajak motor seminggu (38)
Tips Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Motor Satu Tahunan | iyhan | 4.5