Harga Vespa Limba Kayu Pensil Setara 10 Unit Mistubishi Xpander

Harga Vespa Limba Kayu Pensil Setara 10 Unit Mistubishi Xpander – Vespa Limba Kayu Pensil adalah sebuah vespa yang berasal dari body kayu yang telah dipelitur hingga terlihat mengkilap dan terlihat lebih klasik. Sehingga, dengan tampilannya yang unik itulah yang kemudian membuatnya berhasil menarik perhatian para pengunjung yang berdatangan di acara Indonesia Scooter Festival yang diselenggarakan di Yogyakarta.

Baca juga: Yamaha Xmax Akan Hadir dengan Roda Tiga?

Semua orang ingin sekali mendekat ke dalamnya, sekaligus mengembil foto skuter yang satu ini. Karena memang dilihat dari manapun itu, secara keseluruhan body-nya terlihat mirip sekali dengn seri Douglass 1955. Karena hampir secara keseluruhan dibaluti oleh bahan dari kayu. Entah itu dari kap lampu, bemper, stang, jok, dll. Sedangkan untuk dibagian jok depannya memiliki panel seperti speedometer.

Vespa Limba Kayu Pensil

Hanya saja ketika sedang ditengok, isinya menjadi seperti batu akik dan kecubung ungu. Yang membuatnya semakin terlihat menarik adalah, karena ternyata motor Vespa Limba Kayu Pensil ini pernah ditawar sebelumnya oleh seorang kolektero seni yang berasal dari Venezuela. Dimana saat itu, motor ini pernah ditawar senilai 130 ribu euro atau sebanding dengan 1,9 miliar rupiah.



Lagi TREND !!! Baca : Honda CB150R

Itu artinya harganya ini bisa dipakai untuk membeli sebanyak 10 unit dari mobil Mitsubishi Xpander dari tipe yang paling rendah. Untuk pemilik vespa yang satu ini sebenarnya adalah Eri Ashari. Dia adalah seorang pria pendiri dari Best Wood Art yang bertempat tinggal di Kec. Padalarang, di Kab. Bandung Barat, Jawa Barat. Secara keseluruhan, bahan pembuatan Vespa Limba Kayu Pensil ini berasal dari sisa limbah dari kayu pensil.

Eri Ashari adalah seorang pria yang kesehariannya telah menjadi seorang sopir taksi online yang ada di bandung. Dia mengaku sudah membangun vespa pensil ini setiap hari hingga 3 tahun. Yaitu, dari tahun 2015 sampai dengan di tahun 2018 ini. Eri sudah menghabiskan hingga sebanyak 65 juta potongan kecil dari limbah kayu agar dapat menyusun sebuah body vespa tersebut.

Limbah kayu yang umumnya digunakan untuk membuat souvernir oleh masyarakat ini didapatkannya dengan cara berburu dari sisa bahan produksi pabrik kayu dekat dengan rumahnya. Sedangkan untuk proses pembuatannya tersebut, Eri telah menciptakan sebuah sistem puzzle atau berurutan ketika menyambung bagian di setiap ujungnya dengan bagian ujung dari potongan kayu.

Meskipun hasilnya rapi, namun ternyata cara penempelannya sangat tidak mudah. bahkan, bila sampai salah sedikit saja, maka dirinya harus mengulang kembali dari bagian awal pembuatan. Yang membuat pembuatannya ini paling sulit adalah untuk mendapat lekukan yang sesuai seperti yang diinginkan. Karena limbah dari kayu pensil itu umumnya berbentuk persegi layaknya sebuah penggaris.

Maka dirinya harus memotong dulu agar dapat menjadi sebuah bagian yang kecil. Dengan begitu, dia bisa mendapatkan lekukan seperti body vespa yang diinginkannya. Sementara itu, supaya dibagian body vespa kayu ini terlihat lebih mengkilap, maka Edi melapisinya dengan lilin terlebih dahulu. Setelah itu, barulah di coating.

Yang membuatnya takjub adalah, ternyata Edi tidak berminat untuk melepaskan Vespa Limba Kayu Pensil miliknya. Karena hal ini dianggapnya sebagai sebuah master piece untuk kolektor dari Venezuela ini sekalipun harganya cukup menggiurkan. Eri bahkan telah memberikan sebauah gambaran bahwa dia lebih senang bila vespa kayu miliknya dihargai senilai 5 juta asalkan pembeli bisa lebih menghargai seni.

Harga Vespa Limba Kayu Pensil Setara 10 Unit Mistubishi Xpander | Sinta Rizki Fadila | 4.5